Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Keren, Sleman Gelar Lomba Tanam Timun Baby Bagi Kelompok Wanita Tani

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Keren, Sleman Gelar Lomba Tanam Timun Baby Bagi Kelompok Wanita Tani Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Ket. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman Suparmono menyerahkan bantuan sarana budi daya timun baby kepada perwakilan KWT pada pembukaan lomba Tanam Timun Baby Cup di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu (16/7/2023).

Sleman - Terobosan keren, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang salah satunya melalui pelaksanaan lomba tanam Timun Baby Cupbagi kelompok wanita tani (KWT).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman tersebut dibuka oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu.

Kustini Sri Purnomo mengatakan, gagasan penyelenggaraan lomba tersebut menjadi jalan baru untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan dengan penyelenggaraan lomba ini diharapkan dapat membuat kualitas produksi holtikultura Sleman semakin meningkat.

"Mari ibu-ibu semua kita jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk meningkatkan hasil produksi. Jadikan sebagai motivasi untuk menghasilkan produk yang sehat, berkualitas, dan nanti hasilnya bisa dirasakan ibu-ibu. Semoga hasilnya pun dapat meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu semua," katanya.

Ia berharap agar inovasi ini juga dilakukan pada komoditas lain. Sehingga, semakin banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memakmurkan lahan pertanian Sleman.

"Untuk mencapaihal KWT untuk dapat berkolaborasi dengan kelompok petani milenial agar dapat melahirkan inovasi baru melalui teknologi terkini," katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono mengatakan Lomba Tanam Timun Baby dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pengembangan lahan pertanian di Kabupaten Sleman.

"Timun baby dapat panen 20-35 kali dalam satu bulan. Untuk hasil panennya dapat mencapai kisaran 3 ton pada lahan 1.000 meter persegi," katanya.

Ia meningkatkan, dengan potensi ini diharapkan dapat menjadi peluang baru bagi KWT dalam meningkatkan pendapatan.

"Dalam lomba ini, penanaman dilaksanakan maksimal pada 25 Juli. Untuk proses penanaman berlangsung selama sekitar satu bulan. Dan kami berusaha untuk menghubungkan KWT untuk pasar timun yang Insya Allah sangat potensial," katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman didampingi Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan sekaligus menyerahkan bantuan sarana budi daya timun baby kepada perwakilan KWT yang hadir.

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman juga memfasilitasi KWT dengan diskusi melalui kegiatan bimtek budidaya timun baby.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.