Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Kerja Sama, Menlu RI dan Timor Leste Sepakat Selesaikan Isu Perbatasan

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kerja Sama, Menlu RI dan Timor Leste Sepakat Selesaikan Isu Perbatasan Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste Bendito Dos Santos Freitas (kiri) pada Kamis (13/7/2023) di sela-sela pertemuan Post-Ministerial Conference (PMC) Asean. Kedua menlu membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan isu perbatasan.

Jakarta - Penguatan kerja sama. Menteri Luar Negeri Indonesia RetnoMarsudidan Menlu Timor Leste BenditoDos Santos Freitassepakat untuk menuntaskan proses penyelesaian perbatasan darat kedua negara di dua segmen yang telah lama tertunda.

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Sabtu,kedua menlu sama-sama menegaskan bahwa pembangunan Zona Ekonomi di perbatasan Nusa Tenggara Timur serta di kawasan Oe-Cusse Ambeno menjadi prioritas pemerintah kedua negara.

Keterangan itu menyebutkan bahwa pembahasan batas laut akan dilakukan setelah batas darat dituntaskan.

Kesepakatan tersebut, menurut keterangan, mengemuka saat kedua menlumelakukan pembicaraan bilateral pada Kamis (13/7) di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (AMM)-Timor Leste, yang menjadi bagian dari rangkaian AMM ke-56.

Menlu Bendito juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam memajukan hubungan kedua negara, menurut keterangan itu.

Selain membahas perbatasan dengan Indonesia, pada pertemuan bilateral itu Menlu Timor Leste disebutkan menyampaikan apresiasi terhadap semua dukungan Indonesia selama ini kepada negaranya, termasuk di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean).

KTT Asean ke-42 di Labuan Bajo pada Mei tahun ini menjadi momen bersejarah ketika untuk pertama kalinya Timor Leste hadir dalam pertemuan para pemimpin Asean dengan status sebagai pengamat(observer).

Pada KTT Labuan Bajopula, peta jalan keanggotaan penuh Timor Leste diadopsi. Peta tersebut berisikan sejumlah upayayang harus dipenuhi Timor Leste untuk dapat menjadi anggota penuh Asean.

Rangkaian AMM ke-56 di Jakarta diikuti oleh hampir seluruh anggota Asean dan Timor Leste.

Myanmar, yang masih belum dapat menyelesaikan krisis politik di negaranya, kembali absen dalam pertemuan Asean karena tidak mengirimkan perwakilan non politis.

Asean terdiri atas 10 negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.

Timor Leste diterima secara prinsip sebagai anggota ke-11 Asean pada KTT November 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.