Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Blinken Tegaskan Kerja Sama dengan Asean Inti Keterlibatan AS di Indo-Pasifik

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Blinken Tegaskan Kerja Sama dengan Asean Inti Keterlibatan AS di Indo-Pasifik Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony J. Blinken berjalan menuju tempat berfoto bersama ketika mengikuti Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (PMC) bersama AS di Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi. Menteri Luar Negeri Amerika SerikatAntony Blinken menyebutkan upaya meningkatkan kerja sama AS dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) sebagai inti dari keterlibatan Washington di kawasan Indo-Pasifik.

Menurut Blinken, strategi AS untuk Indo-Pasifik dan Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik (AOIP) memiliki visi yang sama, yaitu mewujudkan kawasan yang bebas, terbuka, aman, dan sejahtera.

"Itu sebabnya kami meningkatkan hubungan AS-Asean menjadi kemitraan strategis komprehensif tahun lalu, dan bekerja keras untuk mewujudkan kemitraan menjadi tindakan nyata," kata dia dalam Pertemuan Menlu Asean bersama AS di Jakarta, Jumat.

Di antara kontribusi yang telah dilakukan AS di kawasan Indo-Pasifik, kata dia, adalah perluasan akses ke internet dan teknologi lain yang dibutuhkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)untuk meningkatkan daya saing, membantu masyarakat beradaptasi dengan dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kapasitas sistem kesehatan.

Selain itu, AS mendorong kemajuan di bidang kesehatan, transportasi, pemberdayaan perempuan, lingkungan, respon terhadap perubahan iklim, dan energi.

"Ketika Presiden (Joe) Biden menjadi tuan rumah KTT khusus pada Mei tahun lalu, kami meluncurkan era baru dalam hubungan AS-Asean. Saya tidak bisa memikirkan momentum yang lebih penting untuk meningkatkan kemitraan kita. Kita telah mengambil langkah maju yang signifikan selama setahun terakhir," kata Blinken.

Terkait krisis Myanmar, Blinken mengajak Asean untuk bersama-sama menekan rezim militer agar menghentikan kekerasan, mengimplementasikan Konsensus Lima Poin, serta mendukung kembalinya pemerintahan yang demokratis.

"Baru kemarin, AS mengumumkan lebih dari 74 juta dolar (sekitar Rp1,1 triliun) bantuan kemanusiaan tambahan ke wilayah tersebut, termasuk hampir 61 juta dolar (sekitar Rp913 miliar) untuk membantu pengungsi Rohingya akibat kekerasan yang sedang berlangsung di Myanmar," katanya.

Blinken juga menyinggung program senjata pemusnah massal dan peluncuran rudal balistik Korea Utara yang disebutnya melanggar hukum dan prinsip non-proliferasi global.

Dia menegaskan kembali pentingnya semua negara menjunjung kebebasan navigasi di Laut China Selatan dan Laut China Timur, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Blinken mengajak Asean untuk mendorong perdamaian yang adil dan abadi atas perang agresi Rusia di Ukraina, karena perang tersebut telah melanggar prinsip-prinsip yang terkandung dalam TraktatPersahabatan dan Kerja Sama (TAC) Asean dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Perang ini tidak hanya merugikan warga Ukraina, tetapi orang-orang di seluruh kawasan ini dan di seluruh dunia… karena memperburuk krisis pangan dan energi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.