Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Menlu RI Tekankan Dua Prioritas Pada Penguatan Hubungan Asean-Norwegia

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Menlu RI Tekankan Dua Prioritas Pada Penguatan Hubungan Asean-Norwegia Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Arsip - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Norwegia Anniken Huitfeldt di Oslo, Norwegia, Senin (12/6/2023).

Jakarta - Perkuat kerja sama. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi menekankan dua prioritas pada penguatan hubungan trilateralantara Indonesia, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) dan Norwegia, yaitu menjaga perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik..

"Kemitraan kita perlu fokus pada dua prioritas," kata Retno dalam Pertemuan Trilateral antara Indonesia, Norwegia dan Asean, di Jakarta, Jumat.

Retnomengatakan, selama delapan tahun terakhir, Dialog Sektoral Asean-Norwegia telah membuat langkah signifikan mulai dari isu hak asasi manusia (HAM), hingga energi dan perubahan iklim.

Perdagangan yang didasarkan pada Kesepakatan Perdagangan Bebas Asean-Eropa (Asean-EFTA) juga meningkat lebih dari tiga kali lipat.

"Kami berharap dapat memperkuat hubungan ekonomi, termasuk melalui kesimpulan Deklarasi Gabungan Asean-EFTA pada Kerja Sama. Kami memahami pentingnya kolaborasi, kita tidak dapat mencapai keamanan kolektif dengan mengorbankan ketidakamanan yang lain," katanya.

Pemahaman tersebut menjadi alasan Asean untuk bekerja dengan sangat keras membangun dan menjaga arsitektur kawasan yang inklusif.

Prioritas berikutnya adalah perlunya mempercepat transisi energi Asean. Retno mengatakan energi dan perubahan iklim tetap menjadi prioritas unggulan dalam kerja sama Asean-Norwegia.

Tahun lalu, Asean-Norwegia sepakat untuk meningkatkan kemitraan ini dengan memanfaatkan sekitar 2,5 juta dolar Amerika (sekitar Rp37,3 miliar) selama empat tahun ke depan.

"Kami mengharapkan dukungan yang terus berlanjut dari Norwegia dalam mengatasi tantangan yang dihadapi Asean pada upaya transisimenuju energi yang berkelanjutan," kata Retno.

Pada akhirnya, di tengah situasi global yang menantang dan penuh persaingan saat ini, Asean membutuhkan dukungan dari semua mitra, termasuk Norwegia, guna mewujudkan visinya sebagai episentrum pertumbuhan.

Pertemuan trilateral Indonesia-Norwegia-Asean digelar di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (AMM) ke-56 yang digelar dari 10-14 Juli 2023. Rangkaian AMM ke-56 diikuti oleh hampir seluruh anggota Asean dan Timor Leste.

Sementara itu, Myanmar yang masih belum dapat menyelesaikan krisis politik di negaranya kembali absen dalam pertemuan Asean karena tidak mengirimkan perwakilan non-politis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.