Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah yang Menuju Hutan Mangrove Harus Dilokalisir

📅 Kamis, 13 Jul 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Sampah yang Menuju Hutan Mangrove Harus Dilokalisir Doc: ANTARA/Instagram /@lensa_berita_jakarta/Siti
Ket. Tumpukan sampah di salah satu bibir Pantai Mangrove Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (10/7/2023).

JAKARTA - Peneliti pencemaran laut Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Reza Cordova,mengajak para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk bergerak bersama melokalisir sampah-sampah dari sungai maupun laut, sebelum bermuara di Hutan Mangrove Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kenapa seperti itu? Memang dari hasil penelitian kami menyatakan wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara sampah plastik kurang lebih satu ton per harinya yang masuk ke Teluk Jakarta," kata Reza dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (11/7).

Reza mengatakan sampah-sampah itu mesti dicegat sebelum bermuara ke laut, karena jika sudah sampai ke laut, sampah itu akan terakumulasi ke pinggir daratan Jakarta yang memiliki banyak mangrove.

Pinggir daratan Jakarta di kawasan Muara Angke, Penjaringan adalah kawasan terakhir bagi mangrove di Jakarta Utara karena perairan tersebut baik dalam mengikat akar tanaman tersebut selama pertumbuhannya.

"Muara Angke ini wilayah mangrove yang memang bisa kita bilang kawasan terakhir mangrove yang ada di Jakarta Utara," kata Reza.

Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian BRIN, kata Reza, pihaknya memperkirakan sampah yang terperangkap di Hutan Mangrove Muara Angke itu bersumber dari wilayah yang tidak jauh. Jaraknya sekitar 10 sampai 30 kilometer.

"Jadi kalau dalam hal ini (tempat sampah bermuara), ada di Kaliadem, kemudian sekitarnya ada Kali Pluit, kemudian sampai Kali Marunda," kata Reza.

Berbahaya bagi Habitat

Jika kondisi itu didiamkan begitu saja, sampah tidak hanya berbahaya bagi ekosistem mangrove atau bagi hutan mangrove saja, tapi berbahaya juga bagi habitat yang ada di sekitarnya.

Mangrove ini memiliki manfaat yang sangat besar, produktivitas pertaniannya sangat tinggi, tempat ikan memijah atau tempat ikan bermain atau tempat kawasan ikan mendapat nutrisi.

Jika kawasan Hutan Mangrove ini terganggu, salah satunya akibat sampah plastik ini, kondisinya akan menyebabkan terganggunya keseimbangan dari kawasan ekosistem mangrove. Adapun ujungnya nanti akan mengganggu produktivitas dari perikanan tersebut.

Penyebab sampah banyak yang terjebak di Hutan Mangrove Muara Angke karena di tempat itu memiliki karakteristik yang unik. Jadi, dia memiliki flushing rate yang tinggi. Tapi, di depan Muara Angke itu ada pulau buatan. Pulau buatan ini membuat terganggunya flushing rate tersebut.

Memang tetap bisa keluar, tapi cenderung ketika sudah masuk ke wilayah tersebut mengakibatkan sampah akan terjerat di sana dan kemungkinan untuk keluarnya lebih kecil dibandingkan jika di depannya tidak ada pulau.

"Jadi, pada kawasan ini memang menyebabkan pada saat pasang atau pada saat air besar dia terperangkap, pada saat ini kan memang musim ini agak sedikit unik ya," kata Reza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.