Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Yonif 143 TWEJ Tangani Warga Pendarahan Pasca Melahirkan di Papua

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 17:27 WIB | Oleh:
Satgas Yonif 143 TWEJ Tangani Warga Pendarahan Pasca Melahirkan di Papua Doc: Istimewa
Ket. Pertolongan medis terhadap mama Alexa (46 tahun) yang mengalami pendarahan di Kampung Oknanggul, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (11/7).

PEGUNUNGAN BINTANG - Kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan selain menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara adalah menjalankan misi kemanusiaan dalam rangka turut membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua di segala bidang salah satu di antaranya adalah kesehatan.

Seperti halnya dilakukan oleh anak-anak Satgas Yonif 143/TWEJ Pos Kiwirok dengan sigap melakukan pertolongan medis terhadap mama Alexa (46 tahun) yang mengalami pendarahan pasca melahirkan tiga bulan yang lalu di Kampung Oknanggul, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (11/7).

Demikian disampaikan oleh Danpos Kiwirok Satgas Yonif 143/TWEJ Lettu Inf Irawan Yudhi Prasetyo dalam keterangannya.

"Saat menerima laporan ada warga yang mengalami pendarahan pasca melahirkan langsung saya perintahkan anggota segera melakukan tindakan medis untuk menyelamatkan jiwanya, alhamdulillah kondisi pasien saat ini stabil dalam pantauan tenaga medis kami," ungkapnya.

"Pasien belum dapat kami bantu evakuasi untuk pemeriksaan lebih mendalam dikarenakan jalur mobilitas hanya melalui udara yang sangat tergantung dengan kondisi cuaca, sehingga untuk saat ini pasien kami tangani dirumahnya," jelas Danpos.

Bintara kesehatan Pos Kiwirok Serka Agus dengan sigap mendatangi rumah warga yang mengalami pendarahan dan segera melakukan tindakan medis guna menyelamatkan warga yang mengalami pendarahan cukup lama tersebut. Keluarga menyambut haru usaha yang dilakukan Satgas yang berupaya menyelamatkan jiwa sang ibu.

"Kami bersyukur atas dukungan keluarga, semua dapat berjalan lancar dan patut kita syukuri bersama pasien saat ini kondisinya telah stabil," pungkas Danpos.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kampung Oknanggul Mama Martina Uoapmabin (40 tahun) menyampaikan terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah membantu menyelamtakan nyawa warganya.

Pihaknya mengakui tidak adanya Puskesmas dan jalur evakuasi yang hanya dapat ditempuh melalui udara menjadi kendala utama masyarakat di wilayahnya, Ia juga bersyukur terdapat Pos TNI di mana tersedia sarana kesehatan yang menjadi harapan satu-satunya warga untuk meminta bantuan kesehatan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah hadir dan membantu kami di bidang kesehatan, di Pos TNI inilah menjadi satu-satunya tempat untuk meminta bantuan kesehatan apabila terjadi kendala pada masyarakat kami," tutur Mama Martina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.