Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Terus Kendalikan Obesitas di Jakarta

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Pemprov Terus Kendalikan Obesitas di Jakarta Doc: ANTARA/HO/Kementerian Kesehatan RI
Ket. Empat pilar gizi seimbang untuk mencegah penyakit obesitas.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak pernah bosan mengingatkan masyarakat akan pentingnya gerakan melawan obesitas karena dinilai sebagai salah satu permasalahan yang mengakar di Indonesia. Pemprov terus mengendalikan obesitas di Jakarta

"Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama," kata Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/7), pada umumnya, obesitas dilihat berdasarkan cara pengukurannya, yaitu obesitas yang diukur berdasarkan nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Obesitas Sentral yang diukur berdasarkan lingkar perut.

Upaya dan program yang dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah obesitas,antara lain sebagaimana Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular, Aplikasi AKU BUGAR untuk skrining faktor risiko PTM baik secara mandiri maupun oleh tenaga kesehatan berbasis Android dan web.

Sementara itu, dokter dan ahli gizi masyarakat, Tan Shot Yen,menilai masyarakat perlu memperhatikan pencegahan obesitas sejak usia dini. Penyebab obesitas lebih dari 70 persen berasal dari pola makan dan gaya hidup yang tidak baik.

Obesitas dapat menyebabkan banyak masalah dengan risiko diabetes, hipertensi, sindrom metabolik, dan beberapa jenis kanker hingga keropos tulang. Karena itu, empat pilar gizi seimbang penting bagi pencegahan obesitas, yaitu menerapkan pola hidup aktif dan berolahraga, mengonsumsi makanan dengan beraneka ragam, menjaga berat badan ideal, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.