Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Jatim Siapkan Ratusan TPS Loksus untuk Santri dan Penghuni Lapas

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 23:43 WIB | Oleh:
KPU Jatim Siapkan Ratusan TPS Loksus untuk Santri dan Penghuni Lapas Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Komisioner KPU Jatim, Divisi data dan Informasi, Nurul Amalia. Jumlah Daftar pemilih Tetap (DPT) di Jawa Timur (Jatim) pada Pemilu 2024 sebanyak 31.402.842 orang.

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan 416 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus (Loksus) di Jatim untuk mengantisipasi masyarakat kehilangan hak suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ratusan TPS Loksus tersebut tersebar di Pondok Pesantren, Lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Komisioner KPU Jatim, Divisi data dan Informasi, Nurul Amalia, menjelaskan, pemilih TPS Loksus ini, adalah mereka yang memiliki hak pilih namun tidak berada ditempat. Seharusnya yang bersangkutan menggunakan hak pilihnya ketika pelaksanaan Pemilu 2024, tanggal 14 Februari 2024, namun tidak bisa mencoblos karena berhalangan hadir.

"Ada 416 Loksus. Ponpes paling banyak pemilihnya untuk dibentuk TPS Loksus ada di Lirbiyo, disana ada 100 ribu santri dengan pemilih mencapai 15 ribu pemilih. Kedua Ponpes Temboro Magetan dan ketiga ada di salah satu Ponpes di Situbindo. Kemudian disusul beberapa rutan dan lapas di Jatim," kata dia di Surabaya, Rabu (12/7).

Menurutnya, penempatan TPS Loksus ini dilakukan oleh KPU setelah ada kepastian dari penanggung jawab terkait jumlah pemilih, mereka benar-benar berada dan akan menggunakan hak pilihnya di TPS Loksus tersebut. Penanggung jawab harus memastikan mereka ada disitu saat hari H pencobolasan. "Harus juga menyertakan by name beserta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK) nya," terangnya.

Soal keberadaan mahasiswa di Perguruan Tinggi yang ada di Jatim, Nurul menyebut sampai saat ini tidak menyediakan TPS Loksus itu.Hal ini dikarenakan belum ada kampus yang bisa memberikan data lengkap mahasiswanya yang menjadi pemilih. Baik itu NIK dan NKKnya.

"Misal di ITS, masyarakat kampus sekitar menginginkan TPS Loksus. Tapi tidak bisa memberikan data NIK dan NKKNya, meski disitu ada asrama mahasiswa ITS. Sehingga KPU tidak bisa membuat TPS Loksus. Mahasiswa yang akan menggunakan hak pilihnya, karena ada asrama atau kost, akan diperlakukan sama dengan mereka yang menggunakan pindah pilih," paparnya.

KPU Jatim telah menetapkan jumlah Daftar pemilih Tetap (DPT) di Jawa Timur (Jatim) pada Pemilu 2024 sebanyak 31.402.842 orang. Dari jumlah DPT tersebut, pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki. DPT perempuan sebanyak 15.907.286. Sedangkan DPT laki-laki 15.495.556.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.