Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Bukittinggi Lahirkan Program Baling Bambu untuk Bantu Warga Miskin

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 00:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Bukittinggi Lahirkan Program Baling Bambu untuk Bantu Warga Miskin Doc: ANTARA/Altas Maulana
Ket. Wali Kota Bukittinggi Erman Safar didampingi Kepala Dinas Sosial Syanji Fare saat menemui warga di daerah setempat, Selasa (11/7/2023).

Bukittinggi - Keren, Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Sumatera Barat bersama pihak terkait melahirkan Program Bantu Sekeliling Bantu Semampumu (Baling Bambu) untuk membantu masyarakat kurang mampu di daerah setempat.

"Ini merupakan strategi percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Bukittinggi dengan memberdayakan seluruh elemen yang ada," kata Wali Kota Bukittinggi Erman Safar di Bukittinggi, Selasa.

Menurutnya, elemen itu termasuk keluarga pioner atau keluarga mapan di daerah setempat yang mau dan peduli membantu masyarakat miskin di lingkungan sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Melalui program itu pemerintah dapat menyinergikan program pengentasan kemiskinan dengan melibatkan dan memberdayakan BUMD, Baznas, lembaga kesejahteraan sosial dan potensi sumber kesejahteraan lain untuk menyentuh masyarakat miskin yang belum di sentuh bantuan," katanya

Kebijakan ini ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Bukittinggi Nomor 188.45-210-2023 tentang Baling Bambu sebagai Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Daerah.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi Syanji Fare menjelaskan kemiskinan merupakan isu strategis yang menjadi tujuan dan fokus utama pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemprov dan pemerintahan daerah kabupaten/kota urusan kemiskinan (bidang sosial) merupakan urusan wajib pelayanan dasar yang harus diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

"Adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh belahan dunia dan Indonesia termasuk Kota Bukittinggi pada khususnya semakin memperburuk kondisi perekonomian daerah dan masyarakat, sehingga angka kemiskinan di daerah semakin meningkat selama dan pasca pandemi," katanya.

Ia mengatakan perlunya kebijakan strategis dalam penanganan kemiskinan di daerah.

Oleh karena keterbatasan anggaran, baik APBN maupun APBD, guna menyentuh dan mengintervensi seluruh data masyarakat miskin di daerah yang ada dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), pihaknya menginisiasi lahirnya Program Baling Bambu.

"Untuk implementasinya Baling Bambu telah disalurkan bantuan kepada masyarakat miskin melalui LKKS, BUMD, Baznas dan keluarga pioner yang telah disinkronkan dengan Dinas Sosial yang langsung diberikan kepada masyarakat miskin di Kota Bukittinggi," katanya.

Bantuan yang disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat miskin, antara lain sembako dan bantuan anak sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.