Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Urban Farming Bisa Atasi 30 Persen Kebutuhan Pangan IKN

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Urban Farming Bisa Atasi 30 Persen Kebutuhan Pangan IKN Doc: ANTARA/Kemenko Perekonomian
Ket. Ilustrasi - Urban Farming di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

JAKARTA - Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) RI Yudi Sastro mengatakan pertanian perkotaan (urban farming) dapat mengatasi 30 hingga 40 persen kebutuhan pangan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN)."Urban farming kalau diterapkan di perkotaan (IKN, red.) dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan persentasi 30 hingga 40 persen," katanya dalam Simposium bertajuk Memperkuat Ekosistem Pertanian Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan IKN dan Kaltim yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (11/7).

Yudi mengatakan pertanian perkotaan dapat dilakukan di seluruh tempat seperti ruang terbuka hijau (RTH), Roof Garden di rumah susun, serta pekarangan di rumah tapak yang berada di kawasan perkotaan IKN.

Dia menyebutkan masyarakat yang menghuni IKN kelak dapat didorong untuk melakukan pertanian perkotaan, tergantung peraturan dan konsepsi yang akan diberikan nanti.

"Bisa didorong untuk budidaya tanaman pangan, sekarang teknologi budidaya padi bisa dilakukan dengan tanpa menggunakan tanah," ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan jenis tanaman lainnya seperti tanaman hortikultura juga dapat dikembangkan dengan media tanah dengan pot, serta tanpa tanah seperti hidroponik, akuaponik, dan aeroponik

Ia juga menyebutkan pendekatan budi daya tanaman dengan konsepzero waste, organik, ramah lingkungan, dan pemanfaatan sampah organik kota dapat diaplikasikan dalam upaya melakukan urban farming.

Menurut dia, rekayasa sosial agar penerapan pertanian perkotaan perlu dilakukan agar program ini dapat berjalan dengan baik.

"Juga perihal mindset dan perilaku, bagaimana mengubah yang tadinya pertanian di lahan terbuka lebar, sekarang di lahan sempit," tuturnya.

Ia berharap penerapan pertanian perkotaan di IKN dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mengatasi kebutuhan pangan dengan tanpa jejak karbon dan berkualitas tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.