Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungguh Beruntung, Pekerja Migran Asal Cianjur Diselamatkan dari Jaringan Prostitusi di Dubai

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 22:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungguh Beruntung, Pekerja Migran Asal Cianjur Diselamatkan dari Jaringan Prostitusi di Dubai Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Direktorat PWNI-BHI Kementerian Luar Negeri RI bersama Disnaker Cianjur dan BP3MI menemui keluarga pekerja migran berinisial IOW di Cianjur, Selasa (11/7/2023).

Jakarta - Beruntung, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Cianjur berinisial IOW (39) berhasil diselamatkan oleh Kepolisian Dubai dari penyekapan yang dilakukan oleh jaringan prostitusi di Uni Emirat Arab (UAE) pada Senin (10/7) sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

"Sebelumnya, melalui koordinasi berbagai pihak, KJRI Dubai melakukan pengumpulan informasi untuk menjejak keberadaan IOW. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kepolisian Dubai untuk langkah penyelamatan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui pesan singkat, Selasa.

Selain IOW, polisi juga membebaskan pekerja migran berinisial SP asal Serang, Banten.

Staf Konsulat Jenderal RI di Dubai telah menemui IOW dan SP di Kantor Pusat Kepolisian Dubai, dan keduanya dalam keadaan baik dan sehat, katanya.

Konjen RI Dubai juga telah memfasilitasi panggilan video antara IOW dan dua anaknya di Cianjur.

IOW dan SP masih akan menjalani pemeriksaan di Kepolisian Dubai untuk penegakan hukum terhadap sindikat prostitusi tersebut.

Menurut Judha, untuk sementara keduanya ditampung di fasilitas akomodasiDubai Foundation for Women and Children.

Direktorat PWNI Kemlu bersama Disnaker Cianjur dan BP3MI pada Selasa juga telah menemui keluarga IOW di Cianjur untuk menyampaikan secara langsung perkembangan serta langkah-langkah yang akan diambil Kemlu dan KJRI Dubai terkait penanganan kasus tersebut, termasuk fasilitasi pemulangan setelah selesainya proses hukum di Dubai.

Pihak Kementerian Luar Negeri mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran bekerja ke Timur Tengah sebagai pekerja rumah tangga yang kemudian berpotensi mengalami eksploitasi seksual.

Hingga saat ini Pemerintah Indonesia masih menerapkan moratorium pengiriman pekerja sektor rumah tangga kepada pengguna perseorangan di Timur Tengah.

Sepanjang 2023, Perwakilan RI di UAE telah memulangkan sebanyak 293 PMI bermasalah ke tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.