Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Ekstrem Melanda Jepang, Satu Orang Tewas Akibat Longsor

📅 Senin, 10 Jul 2023, 08:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Ekstrem Melanda Jepang, Satu Orang Tewas Akibat Longsor Doc: Asahi.com
Ket. Ilustrasi - Jepang sedang mengalami musim hujan tahunan, yang sering kali disertai hujan lebat, terkadang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, serta memakan korban jiwa.

TOKYO - Satu orang tewas dan tiga lainnya hilang dalam peristiwa tanah longsor di Jepang barat daya, kata pihak berwenang Senin (10/7), ketika badan cuaca negara itu memperingatkan "hujan paling lebat yang pernah ada" di wilayah tersebut.

Seorang wanita berusia 77 tahun dipastikan tewas saat tanah longsor memasuki rumahnya semalam di pedesaan Fukuoka, kata departemen pemadam kebakaran setempat kepada AFP.

Suaminya selamat dan dibawa ke rumah sakit.

Tiga orang juga hilang setelah kejadian tanah longsor di Kota Karatsu, Prefektur Saga, yang bertetangga dengan Fukuoka, kata pihak berwenang setempat.

Badan Meteorologi Jepang mendesak warga untuk berlindung karena hujan lebat berisiko menyebabkan banjir dan tanah longsor di seluruh wilayah Fukuoka dan Oita.

"Peringatan hujan lebat khusus telah dikeluarkan untuk kotamadya di Prefektur Fukuoka. Ini adalah hujan paling lebar yang pernah dialami oleh wilayah tersebut," kata Satoshi Sugimoto dari divisi prakiraan JMA kepada wartawan.

"Kemungkinan sangat besar telah terjadi semacam bencana… Situasinya sedemikian rupa sehingga nyawa dalam bahaya dan keselamatan harus didahulukan," tambahnya.

Perintah evakuasi non-wajib dikeluarkan untuk beberapa bagian Fukuoka, Oita dan prefektur tetangga, yang membuka tempat perlindungan untuk menampung pengungsi.

Kantor perdana menteri mengatakan satuan tugas telah dibentuk untuk mengoordinasikan tanggapan terhadap bencana hujan.

Hujan membuat layanan kereta peluru Hiroshima barat dan Fukuoka dihentikan, kata operator JR West.

Jepang saat ini sedang mengalami musim hujan tahunan, yang sering kali disertai hujan lebat, dan terkadang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, serta memakan korban jiwa.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim mengintensifkan risiko hujan lebat di Jepang dan di tempat lain, karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air.

Pada 2021, hujan memicu tanah longsor dahsyat di pusat kota resor Atami yang menewaskan 27 orang.

Dan pada 2018, banjir dan tanah longsor menewaskan lebih dari 200 orang di Jepang barat selama musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.