Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi AI Tidak Bisa Menggantikan Mickey Mouse

📅 Minggu, 09 Jul 2023, 14:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teknologi AI Tidak Bisa Menggantikan Mickey Mouse Doc: AFP/Robyn Beck
Ket. Notepad Mickey Mouse awal ditampilkan dalam tur media di Arsip Walt Disney di lot Disney Studio, Burbank, California, AS pada 20 Juni 2023.

BURBANK - Teknologi yang menggerakkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) memang besar, tetapi tidak pernah bisa menangkap esensi dari Mickey Mouse, menurut pria yang mengisi suara maskot Disney itu.

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-100 Disney yang akan datang, AFP berbicara dengan animator, arsiparis, dan pengisi suara Mickey Bret Iwan tentang masa lalu dan masa depan perusahaan, termasuk potensi AI, topik yang saat ini mengguncang Hollywood.

"Wah, menurut saya, tentu saja ada teknologi luar biasa yang dikembangkan dengan AI, dan itu sangat mengesankan," kata Iwan.

"Tapi menurutku tidak ada yang bisa menggantikan inti dari sebuah karakter dan yang lebih penting, inti dari penceritaan."

Kecerdasan buatan, dan ancaman yang ditimbulkannya terhadap profesi di seluruh industri hiburan, telah menjadi sumber kegelisahan di Hollywood musim panas ini.

Kunjungan AFP ke studio Disney yang luas di dekat Los Angeles terjadi saat aksi mogok para penulis sedang berlangsung, sebagian karena kekhawatiran bahwa AI dapat menggantikan mereka.

Masalah ini juga termasuk alam tuntutan yang dinegosiasikan oleh para aktor Hollywood yang khawatir AI akan mengkloning suara dan kemiripan mereka.

Namun bagi Iwan, karakter dan penceritaan adalah "unik bagi seorang pemain, penulis, animator, seniman, pencipta".

"Saya harus percaya bahwa bagian itulah yang akan bertahan, dan membuat orang-orang nyata tetap bekerja untuk sementara waktu!"

Iwan adalah satu dari empat orang yang pernah menjadi pengisi suara resmi Mickey.

Suara falsetto Mickey pertama kali diisi oleh pendiri perusahaan Walt Disney sendiri, dengan Steamboat Willie pada 1928. Dua pria lainnya mengisi suara karakter tersebut selama lebih dari tiga dekade.

"Mudah-mudahan saya bisa melakukannya selama ini bertahan," kata Iwan sambil menunjuk pita suaranya.

Replikasi Realisme

Dalam animasi, bentuk seni yang paling diasosiasikan dengan Disney, peran komputer canggih sudah mapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.