Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Danau Sentani Pulihkan Ekonomi dan Wisata Papua Pasca-pandemi

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 10:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Danau Sentani Pulihkan Ekonomi dan Wisata Papua Pasca-pandemi Doc: Kemenparekraf.go.id
Ket. Festival Danau Sentani yang berlangsung mulai 5-7 Juli 2023 dibuka dengan Tari Isosolo yang dibawakan sekitar 250 penari dari 10 kampung.

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, menyebutkan bahwa pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) 2023 merupakan gerakan memulihkan ekonomi termasuk sektor pariwisata setelah pandemi Covid-19.

Penjabat (Pj) Bupati Jayapura Triwarno Purnomo di Sentani, Jumat (7/7), mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi perekonomian melemah. Untuk itu pada 2023 ini Pemkab Jayapura menggelar kembali Festival Danau Sentani.

"Setelah dua tahun terkurung karena pandemi Covid-19 kami berharap tahun ini ada peningkatan ekonomi yang terjadi," katanya.

Menurut Triwarno, Festival Danau SentaniXIII Tahun 2023 pada 5-7 Juli 2023 digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai bentuk komitmen melestarikan budaya lokal dan meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat.

"Pelaksanaan FDS turut meningkatkan perekonomian masyarakat karena mereka berjualan, ada yang memanfaatkan halamannya sebagai lahan parkir," ujarnya.

Dia menjelaskan Festival Danau Sentani ini juga berdampak bagi para pedagang atau masyarakat dari luar Kabupaten Jayapura seperti Kabupaten Keerom.

"Setiap pelaksanaan FDS masyarakat dari Kabupaten Keerom juga ikut terlibat menjual dagangannya di lokasi kegiatan," katanya.

Sementara itu Natalis seorang tukang ojek air mengatakan saat pelaksanaan Festival Danau Sentani pendapatan yang diperoleh mencapai Rp500.000 hingga Rp800.000.

"Kalau hari biasa saya hanya dapat Rp100.000 sampai Rp200.000 saja, tetapi karena ada Festival Danau Sentani maka saya dapat lebih," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.