Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1,5 juta Penumpang Dilayani KAI Cirebon pada Semester Pertama 2023

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 20:20 WIB | Oleh:
1,5 juta Penumpang Dilayani KAI Cirebon pada Semester Pertama 2023 Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Sejumlah pengguna jasa kereta api saat akan naik kereta di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Minggu (4/6 ).

CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, pada semester pertama tahun 2023 melayani sebanyak 1,5 juta penumpang, baik yang baik maupun turun, sehingga meningkat bila dibandingkan tahun 2022.

"Selama semester pertama tahun 2023, totalnya kami melayani sebanyak 1.542.748 penumpang," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon Ayep Hanapi di Cirebon, Jumat.

Ayep mengatakan jumlah penumpang yang menggunakan angkutan kereta api pada semester pertama di tahun 2023 memang mengalami peningkatan dibandingkan periode sama di tahun 2022.

Menurutnya selama periode tersebut di tahun 2023, KAI Cirebon melayani sebanyak 1,5 juta penumpang, baik yang naik maupun turun di wilayah kerjanya seperti Stasiun di Kabupaten Subang, Indramayu, Cirebon, dan Brebes.

Ia menjelaskan untuk jumlah penumpang yang naik, tercatat sebanyak 779 ribu penumpang dengan tujuan ke Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan lain sebagainya.

"Sedangkan penumpang yang turun selama semester pertama yaitu mencapai 763 ribu orang," tuturnya.

Ayep menuturkan jumlah penumpang di tahun 2023 yang dilayani KAI Daop 3 Cirebon mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022.

Di mana selama periode tersebut pada tahun 2022 jumlah penumpang kereta api yang dilayani kata Ayep, yaitu sebanyak 957.900 orang dengan perincian 489.611 yang naik, dan 468.289 orang turun di wilayah Daop 3 Cirebon.

"Secara persentase jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api pada tahun 2023 meningkat 37,9 persen dibandingkan periode sama di tahun 2022," katanya.

Ayep mengatakan peningkatan jumlah penumpang tidak lepas dari aktivitas masyarakat yang sudah kembali mulai normal atau seperti sebelum pandemi COVID-19 meskipun belum sepenuhnya seperti pada tahun 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.