Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Gunakan Anggaran untuk Teknologi

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Waspada Gunakan Anggaran untuk Teknologi Doc: ANTARA/Fauzan/YU
Ket. Arsip Foto - Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan pada jam pulang kerja di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/5/2023).

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta diminta waspada dalam mengalokasikan anggaran untuk pengadaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang katanya mampu mengurai kemacetan. Pengingatan ini disampaikan anggota DPRD Jakarta, Justin Adrian, Rabu (5/7).

Dia menekankan pembayaran untuk pengadaan teknologi AI jangan sampai berlebih seperti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang belanja barang dan jasa tahun 2021. "Segala pengadaan jangan sampai kemahalan. Selain itu, jangan sampai kelebihan bayar juga sampai ditemukan BPK," kata anggota Komisi D tersebut.

Menurut Justin, pembayaran anggaranyang berlebih dapat merugikan warga karena berpotensi membuang uang rakyat. Selain itu, kelebihan pembayaran berpotensi menimbulkan dugaan adanya penyelewengan anggaran daerah.

Selain masalah anggaran, Justin juga mengkritisi efektivitas penggunaan teknologi AI dalam mengurangi kemacetan. Menurut dia, kemacetan Jakarta tidak berkurang sama sekali sejak teknologi AI diterapkan April lalu.

Seharusnya, kataJustin, Pemprov melakukan uji coba penerapan teknologi AI lebih dulu. Setelah dilakukan uji coba, barulah pemprov melakukan evaluasi untuk menentukan layak atau tidaknya teknologi tersebut diterapkan. "Jadi sistem ini jangan hanya diadakan, tapi output tidak jelas. Ini jadi pengeluaran sia-sia," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo, juga menyebutkan pemanfaatan teknologi AI yang sudah berjalan selama tiga bulan sejak April, terpantau efektif mengurangi antrean kendaraan 20 persimpangan. Tapi itu klaim sepihak, belum dievaluasi ke publik, juga mestinya ada pihak lain yang mengevaluasi.

Tahun ini, dishub akan menambah 40 simpang lagi yang akan dipasang AI sebagai upaya mengurangi kemacetan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran penambahan 40 teknologi AI tersebut sekitar 130 miliar rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.