Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kakek Marwan, Jemaah Haji Tertua Asal Pasaman Meninggal di Mekkah

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kakek Marwan, Jemaah Haji Tertua Asal Pasaman Meninggal di Mekkah Doc: ANTARA/Pribadi)
Ket. Pembimbing Ibadah Kloter 3 Padang Kabupaten Pasaman Barat Suharjo Lubis saat mengurus jenazah jamaah haji yang meninggal dunia di Mekkah, Rabu (5/7).

SIMPANG EMPAT - Seorang haji tertua dari Kavlingan Bandarjo Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat atas nama Marwan Luthan Adam (95) meninggal dunia di Mekkah, Rabu (5/7), sekitar pukul 20.00 waktu Arab Saudi.

"Almarhum merupakan jamaah tertua dalam rombongan asal Pasaman Barat dan akan dikebumikan di Masjidil Haram, Mekkah hari ini," kata Pembimbing Ibadah Kloter 3 Padang Suharjo Lubis saat dihubungi via telepon, Kamis.

Menurutnya almarhum mengalami sakit radang paru-paru. Dia dirawat setelah pulang dari Arafah dan Mina serta rukun haji telah selesai tinggal tawaf ifadah."Semoga almarhumah husnul khatimah," katanya.Ia mengatakan hingga saat ini dari 317 haji asal Pasaman Barat yang menunaikan ibadah sudah dua orang yang meninggal dunia di Mekkah."Sebelumnya atas nama Mastiarni (66) meninggal dunia di Mina Mekkah pada Kamis (29/6)," sebutnya.Jamaah asal Pasaman Barat yang menunaikan ibadah haji pada 2023 ini berjumlah 317 orang. Seorang haji termuda atas nama Aldi Mulia Permana berusia 22 tahun dan tertua Marwanyang berusia 95 tahun.Adapun rincian jamaahnya dari Kecamatan Pasaman sebanyak 111 orang, Kecamatan Kinali 58 orang, Lembah Melintang 30 orang, Luhak Nan Duo 33 orang, Sungai Beremas 18 orang, Koto Balingka 12 orang dan Talamau 10 orang.Kemudian dari Kecamatan Ranah Batahan 14 orang, Gunung Tuleh 12 orang, Sasak Ranah Pasisie 4 orang, dan Sungai Aur sebanyak 13 orang serta ditambah dengan petugas pembimbing dan juga tenaga medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.