Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas: Ada Tiga Program Prioritas untuk Mencapai NDC 2030

📅 Rabu, 05 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Bappenas: Ada Tiga Program Prioritas untuk Mencapai NDC 2030 Doc: ANTARA/BENARDY FERDIANSYAH
Ket. Perencana Ahli Utama Kedeputian Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Oswar Mungkasa saat menjadi pembicara dalam Forum Ekselen Bisnis Indonesia (Febindo) bertajuk “Fungsi dan Peran Bappenas Terkait dengan NDC 2030” di Jakarta, Selasa (4/7).

JAKARTA - Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, ada tiga program prioritas nasional yang mendukung Nationally Determined Contribution (NDC) 2030. Ketiga program ini yakni peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan ketahanan bencana dan perubahan iklim serta pembangunan rendah karbon.

NDC adalah dokumen yang memuat komitmen dan aksi iklim sebuah negara yang dikomunikasikan kepada dunia melalui United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) atau Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim.

Demikian dikatakan Perencana Ahli Utama Kedeputian bidang Pengembangan Regional Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Oswar Mungkasa, saat menjadi pembicara dalam Forum Ekselen Bisnis Indonesia (Febindo) bertajuk Fungsi dan Peran Bappenas Terkait dengan NDC 2030, di Jakarta, Selasa (4/7).

"Saya ingin menyampaikan bahwa dukungan itu dalam bentuk yang pertama tentunya kita ingin mengurangi penggunaan energi yang sifatnya berasal dari batu bara. Di dalam RPJMN ini kita sudah menetapkan juga di dalam konteks transportasi yang ramah lingkungan," tutur Oswar.

Seperti dikutip dari Antara, Bappenas menegaskan jika Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan dengan baik akan membantu pencapaian NDC pada 2030.

Pengurangan Emisi

Dalam dokumen NDC, Indonesia menargetkan pengurangan emisi sebesar 31,89 persen dengan upaya sendiri dan sebesar 43,20 persen dukungan internasional pada 2030 nanti.

Lebih lanjut, kata Oswar, ESG merupakan sebuah perangkat yang penting bagi pemerintah untuk mengukur apakah perusahaan benar-benar menjalankan inisiatif berkelanjutan atau tidak.

"ESG ini menjadi suatu alat menurut saya sangat utama penting bagi pemerintah, kenapa? Sebelumnya kan CSR (corporate social responsibility). Pengalaman kita, kita banyak dibohongi oleh CSR, karena ternyata banyak greenwashing. Greenwashing itu tangan kirinya berbuat hal yang merusak lingkungan tangan kanannya menyumbang, ini kami menyumbang 30 miliar," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.