Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Kerja Sama, Tiongkok Ingin Tingkatkan Komunikasi dengan Jepang dan Korea Selatan

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kerja Sama, Tiongkok Ingin Tingkatkan Komunikasi dengan Jepang dan Korea Selatan Doc: ANTARA/POOL/Sigid Kurniawan
Ket. Arsip foto - Diplomat senior Tiongkok Wang Yi dalam pembukaan Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Nusa Dua, Bali, Jumat (8/7/2022).

Qingdao - Penguatan kerja sama. Tiongkok pada Senin menyatakan keinginannya untuk meningkatkan komunikasi dengan Jepang dan Korea Selatan guna membangun momentum menuju pertemuan tingkat tinggi trilateral dan pertemuan-pertemuan tingkat tinggi lainnya.

Saat memberikan sambutan pada pembukaan forum kerja sama trilateral di Qingdao, diplomat senior Tiongkok Wang Yi mengatakan bahwa ketiga negara tersebut harus "menciptakan suasana untuk memulai kembali pertemuan-pertemuan para pemimpin".

Dia juga menyebut Beijing, Tokyo, dan Seoul harus "melangkah bersama" untuk "memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kebangkitan Asia."

Di tengah persaingan Tiongkok dan Amerika Serikat yang meningkat, Wang mengatakan bahwa Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan harus mencegah masuknya konflik-konflik geopolitik dan konfrontasi blok ke kawasan.

Jepang dan Korea Selatan kini telah meningkatkan hubungannya dengan Amerika Serikat.

Ketiga negara Asia itu berencana mengadakan KTT tiga arah pada akhir tahun ini. Pertemuan tersebut bakal menjadi pertemuan trilateral mereka sejak Desember 2019.

Pertemuan trilateral para pemimpin tiga negara tersebut belum digelar lagi dalam beberapa tahun terakhir di tengah pandemi COVID-19 serta ketegangan hubungan Jepang dan Korea Selatan atas perselisihan soal perburuhan pada masa perang.

Wang juga turut memberikan komentar tentang rencana Jepang untuk melepaskanke laut air radioaktif dalam jumlah besar dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima yang hancur.

Wang mengatakan rencana tersebut "harus ditangani dengan hati-hati dan koordinasi mendalam dengan negara-negara tetangga," karena menyangkut lingkungan ekologi laut dan keselamatan kehidupan banyak orang.

Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan dalam sebuah pesan video kepada forum yang digelar di Qingdao itu bahwa dia berharap pertemuan tersebut akan mengarah pada kerja sama trilateral yang lebih dalam.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin mengatakan secara daring bahwa Seoul siap bekerja sama untuk menghidupkan kembali pembicaraan antar pemerintah ketiga negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.