Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gunungkidul Catat 136 Bangunan Rusak Akibat Gempa Bumi

📅 Senin, 03 Jul 2023, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Gunungkidul Catat 136 Bangunan Rusak Akibat Gempa Bumi Doc: ANTARA/Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta meninjau Taman Budaya Gunungkidul yang rusak akibat gempa bumi.

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan asesmen bangunan rusak dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 pada Jumat, 30 Juni 2023.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta di Gunungkidul, Senin (3/7), mengatakan pihaknya berkoordinasi lintas instansi dan Pemda DIY untuk penanganan terhadap kerusakan bangunan hingga warga yang terdampak.

"Kami juga berkoordinasi dengan Pemerintah DIY terkait dampak gempa. Salah satunya kerusakan pada bangunan gedung utama Taman Budaya Gunungkidul di Playen," kata Sri Suhartanta.

Ia mengatakan Pemkab Gunungkidul melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga melakukan asesmen bangunan yang rusak. Sehingga kerusakan bangunan bisa direhabilitasi.

"Terkait kerusakannya masih perlu diasesmen dulu. Semoga bisa rampung secepatnya," kata Sri.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan BPBD Gunungkidul terus memperbarui data kerusakan akibat gempa.

Data sementara, ada 136 bangunan yang mengalami kerusakan.

"111 di antaranya merupakan rumah warga," katanya.

Menurut Purwono, 106 rumah mengalami rusak ringan. Sedangkan lima lainnya rusak tingkat sedang lantaran tembok yang runtuh, retak, hingga bagian atap yang ambrol.

Bangunan lain yang terdampak adalah gedung kantor, pasar, rumah ibadah, sekolah, kandang ternak, hingga jaringan listrik. Lokasinya menyebar di 14 kapanewon/kecamatan.

"Paling banyak di Semanu dengan 37 bangunan mengalami kerusakan," ujar Purwono.

Adapun korban luka juga bertambah menjadi 7 orang, di mana salah satunya mengalami patah tulang kaki. Seluruhnya sudah mendapatkan penanganan dan dalam status rawat jalan.

Purwono mengaku belum bisa memperkirakan total nilai kerugian akibat kejadian ini. Sebab proses pendataan masih terus dilakukan.

"Rumah yang mengalami rusak sedang sementara diperbaiki secara mandiri oleh warga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.