Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sungai Meluap, Satu Kampung Terendam Banjir di Aceh Tamiang

📅 Minggu, 02 Jul 2023, 15:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungai Meluap, Satu Kampung Terendam Banjir di Aceh Tamiang Doc: ANTARA/BPBD Aceh Tamiang
Ket. Warga berada di tengah banjir di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Sabtu (1/7/2023).

BANDA ACEH - Banjir luapan sungai merendam wilayah hilir di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan ketinggian air 10-30 sentimeter yang menggenang rumah penduduk.

Kepala BPBD Kabupaten Aceh Tamiang Iman Suhery, di Kuala Simpang, Aceh, Minggu (2/7), membenarkan satu kampung di wilayah pesisir Aceh Tamiang terendam banjir luapan sungai dan juga dampak dari pasang laut yang masuk ke pemukiman.

"Air dari sungai masuk, karena tanggul penahan banjir belum selesai dikerjakan di Rantau Pakam," kata Iman.

Kendati demikian, dia memastikan sejauh ini belum ada masyarakat Rantau Pakam yang mengungsi baik ke posko maupun rumah kerabat.

Selain banjir di Rantau Pakam, debit sungai juga nyaris menjebol Tanggul Marlempang yang baru dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang.

"Ini kondisi Tanggul Marlempang yang dibuat kemarin masih aman. Semoga yang kita buat kemarin enggak jebol," ujarnya.

Sementara itu warga Rantau Pakan, Joni Pranata (39), mengatakan rata-rata rumah warga yang berada di dataran rendah itu terendam banjir semata kaki orang dewasa. Padahal kampung itu tengah dibangun tanggul beton oleh Pemprov Aceh.

"Tanggul belum siap, sehingga air sungai masih meluap. Ini banjir kiriman dari hulu karena beberapa hari hujan, dan inilah imbasnya," ujar Joni.

Selain Kampung Rantau Pakam, kata Relawan Tagana itu, banjir juga menggenangi ruas jalan utama Kampung Teluk Halban yang bersebelahan langsung dengan aliran sungai Aceh Tamiang. Padahal daerah tetangga Kampung Rantau Pakam tersebut juga telah dibangun tanggul permanen dengan panjang sekitar 400 meter.

"Di Teluk Halban itu sudah mulai masuk juga air. Air banjir merembes dari tanggul beton menggenangi badan jalan," ujarnya.

Untuk sekarang ini kondisi banjir sudah sedikit surut, katanya, namun warga khawatir dengan pasang air laut akan berdampak pada banjir susulan dan bisa memperparah keadaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.