Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Pembayaran MRT Akan Dievaluasi

📅 Jumat, 30 Jun 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Sistem Pembayaran MRT Akan Dievaluasi Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Sekretariat Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2023).

JAKARTA - Sistem pembayaran dan pembelian tiket MRT akan selalu dievaluasi untuk kenyamanan masyarakat. Sebelum ini diberitakan, transaksi MRT tidak dapat lagi menggunakan metode kode QR dari sejumlah dompet digital (e-wallet) seperti Gopay dan OVO mulai 1 Juli.

"Iya, nanti kami evaluasi," kata Sekretariat Daerah Jakarta Joko Agus Setyono, Kamis (29/6). Menurut Joko, evaluasi tersebut melihat agar sistem yang diciptakan untuk mempermudah masyarakat, bukan mempersulit. Kalau itu (diakhirinya kerja sama dengan empat aplikasi (e-wallet) dianggap mempersulit, nanti dievaluasi lagi.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo. Dia berjanji segera memeriksa kebijakan PT MRT tersebut. "Saya akan cek dulu," kataSyafrin. MRT Jakarta mulai 1 Juli sudah tidak menerima pembayaran tiket kereta melalui empat aplikasi dompet digital: Dana, Ovo, Gopaydan Linkaja.

Sekretaris Perusahaan MRT, Ahmad Pratomo, menjelaskan langkah tersebut karena kerja sama MRT Jakarta dengan keempat penyedia jasa alat pembayaran elektronik ini sudah selesai. "Belum ada kesepakatan lebih lanjut untuk memperpanjang kerja sama dari para mitra," kata Ahmad.

Ahmad menyebutkan PT MRT Jakarta masih membuka peluang kembali bekerja sama dengan empat penyedia dompet digital tersebut. Masyarakat tetap bisa membayar tiket MRT nantinya melalui aplikasi dompet digital lain, seperti Astrapay, i.Saku, dan blu.

Alternatif alat pembayaran tiket MRT Jakarta lainnya menggunakan uang elektronik keluaran bank, seperti e-money, Brizzi, Flazz, Tapcash, dan Jakcard.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

37 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.