Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat Yakin Kapolri Serius Teguhkan Visi 'Polri Presisi'

📅 Jumat, 30 Jun 2023, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengamat Yakin Kapolri Serius Teguhkan Visi 'Polri Presisi' Doc: ANTARA/Divisi Humas Polri
Ket. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA - Pengamat intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro meyakini keseriusan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam meneguhkan visi "Polri Presisi" untuk mengembalikan peran dan fungsi Polri di tengah masyarakat.

"Sebagai pengamat dan akademisi, saya melihat keseriusan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan visi Polri Presisi mengembalikan peran dan fungsi Polri di tengah masyarakat," kata Simon, sapaan akrab Ngasiman, saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Jumat (30/6).

Dia mengatakan tantangan besar yang dihadapi Polri pada tahun 2023 cukup nyata, apalagi menghadapi tahun politik menjelang Pemilu Serentak2024.

Pertama, lanjutnya, maraknya hoaks yang dibungkus dengan politik identitas menjelang Pemilu 2024. Kedua, memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri setelah kasus Ferdy Sambo, tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, serta kasus Teddy Minahasa.

Ketiga, tambahnya, bagaimana Polri memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta perkembangan Police 4.0 untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

"Penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian/hate speech, dan juga fitnah yang dibungkus dengan politik identitas harus diantisipasi sejak awal oleh Polri, apalagi dengan dibumbui isu-isu agama. Jangan sampai timbul polarisasi dan situasi memanas seperti yang terjadi pada Pemilu 2019," jelasnya.

Faktor utama yang menyebabkan politik identitas ialah adanya pemahaman belum tuntas untuk menjaga toleransi dan eksistensi tiap identitas di NKRI. Kemudian, lanjut Rektor Institut Sains dan Teknologi (ISTA) Al-Kamalitu, rendahnya literasi digital masyarakat.

Faktor lain adalah kecerobohan atau kesengajaan individu atau elit politik tertentu dalam berkomunikasi yang menyinggung psikologi massa.

"Tapi, saya percaya Polri dalam hal ini telah mengantisipasi dengan berbagai tindakan pencegahan dan pelayanan publik, baik yang bersifat proaktif maupun penerimaan aduan dari masyarakat," katanya.

Institusi kepolisian yang kuat adalah salah satu prasyarat untuk membangun Indonesia Emas di masa mendatang. Pada 1 Juli 2023, Polri memasuki usianya yang ke-77 tahun. HUT Korps Bhayangkara menegaskan perannya dengan Tema "Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas".

Ngasiman turut menyemarakkan HUT Polri dengan menulis buku bertajuk "Polri Presisi, Polri Mengabdi: Reformasi Polri di Era Digital Society" untuk melihat pengembangan pelayanan kepolisian dan efektivitasdi tengah masyarakat.

Dalam buku itu dibahas pula tentang bagaimana perkembangan reformasi Polri, mulai dari sejarah kepolisian dari zaman kerajaan sampai era reformasi, kebijakan Reformasi Polri, Police 4.0, hingga implementasi operasional visi "Polri Presisi".

"Selamat HUT Bhayangkara, Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia ke-77 tahun. Semoga seluruh anggota Polri semakin solid, sepenuh hati dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat, serta amanah dalam pengabdian untuk negeri," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.