Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Rayu Investor AS Bangun Pengujian Baterai

📅 Jumat, 30 Jun 2023, 08:58 WIB | Oleh:
Pemerintah Rayu Investor AS Bangun Pengujian Baterai Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah mendorong perusahaan global bidang sertifikasi dan pengujian perangkat lunak untuk mendirikan fasilitas pengujian baterai. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicles (EV) di Indonesia.

"Permintaan kendaraan listrik di dalam negeri akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu," ujar Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, saat bertemu dengan Presiden Internasional UL Solutions Todd Denison di Amerika Serikat (AS), Senin (26/6).

Pemerintah Indonesia ingin mengupayakan untuk mewujudkan adanya kendaraan listrik yang mengedepankan keamanan dan keselamatan bagi penggunanya. Pihaknya berharap pemerintah Indonesia dapat menjalin kolaborasi dengan UL Solutions untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang tentunya aman dan mengedepankan keselamatan bagi pengendaranya.

"Selain itu, penciptaan ekosistem EV baterai ini juga sangat penting untuk menekan emisi karbon di bumi," ujar Bahlil melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/6).

Presiden Internasional UL Solutions Todd Denison mengatakan melihat potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia cukup menjanjikan seperti halnya di AS dengan adanya komitmen penggunaan energi bersih (clean energy) dan mandat pengurangan emisi.

"Kami mendukung keamanan atas inovasi baru seperti halnya teknologi EV baterai ini. Sampai saat ini, fasilitas pengujian baterai di Asia baru ada di Tiongkok. Kami akan mengkaji lebih dalam potensi pendirian titik pengujian baterai di Indonesia," kata Todd.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi/ BKPM, terus mendorong terciptanya ekosistem baterai kendaraan listrik dengan berkomitmen memberikan kemudahan izin usaha bagi investor yang berminat untuk berinvestasi pada ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Menteri Investasi meyakini kemajuan teknologi harus diimbangi dengan keamanan bagi setiap penggunanya. Pertemuan ini diharapkan akan bisa berlanjut ke tahap yang lebih serius nantinya untuk membahas komitmen kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan UL Solutions. AS selama periode 2018 hingga triwulan I-2023 telah merealisasikan investasinya di Indonesia sebesar 9,4 miliar dollar AS atau setara 141,60 triliun rupiah (kurs saat ini 15.064,35 rupiah/ dollar AS).

Investasi AS di sektor primer didominasi oleh pertambangan sebesar 74 persen, dan sisanya 26 persen diisi oleh sektor sekunder dan tersier seperti jasa lainnya; listrik, gas, dan air; kimia dan farmasi; industri makanan; hotel dan restoran.

Kolaborasi Bisnis

Pada kesempatan lain, BUMN sektor energi PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan Pertamina Patra Niaga, mengembangkan paket baterai (battery pack) untuk kendaraan listrik roda dua, terutama sepeda motor. Kolaborasi bersama produsen kendaraan listrik Electrum itu disepakati sebagai bagian dari upaya mendukung terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang baik.

"Indonesia memiliki potensi dan peluang yang besar untuk menjadi pemimpin di industri baterai untuk kendaraan listrik," kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Fadli Rahman, dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (27/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.