Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Kabupaten Malang Miliki 302 Desa Mandiri

📅 Kamis, 29 Jun 2023, 12:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Kabupaten Malang Miliki 302 Desa Mandiri Doc: ANTARA/Vicki Febrianto
Ket. Foto arsip. Obyek wisata di Desa wisata Pujon Kidul yang berstatus desa mandiri, yang terletak di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Malang - Mantap, Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, bersama Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) menyatakanberdasar hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) 2023, wilayah tersebut memiliki sebanyak 302 desa yang masuk kategori mandiri.

Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat TPP Kabupaten Malang Winartono di Kabupaten Malang, Kamis mengatakan bahwa dari total 378 desa yang ada di wilayah tersebut, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus berkembang.

"Dari 378 desa, terbagi dalam 302 desa mandiri, 76 desa maju dan tanpa ada desa dengan status berkembang," kata Winartono.

Winartono menjelaskan, pada pelaksanaan pendataan IDM pada 2022, di wilayah Kabupaten Malang tercatat ada sebanyak 46 desa berkembang, 241 desa maju dan 91 desa mandiri, dengan tiga kecamatan yang seluruh desanya berstatus desa mandiri.

Menurutnya, tiga kecamatan dari total 33 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang pada 2022 tersebut yakni Kecamatan Dau, Kecamatan Pujon dan Kecamatan Sumberpucung. Pada 2023 ada kenaikan status sejumlah desa yang ada di wilayah itu.

"Pada IDM 2023 semuanya naik status. Pada 2023, ada 12 kecamatan yang memiliki kawasan pedesaan mandiri. Ini hasil kerja semua pihak," katanya.

Tambahan sembilan kecamatan yang memiliki seluruh desa berstatus mandiri tersebut, lanjutnya, yakni Kecamatan Kromengan, Poncokusumo, Pakis, Ngantang, Wagir, Tajinan, Wonosari, Wajak dan Kepanjen.

Ia berharap ada regulasi khusus untuk pengelolaan Kawasan Pedesaan Mandiri, khususnya untuk penanganan 302 berstatus desa mandiri di wilayah Kabupaten Malang itu. Aturan tersebut diharapkan berupa peraturan daerah atau peraturan bupati.

"Perda atau Perbub Kawasan Pedesaan Mandiri perlu didorong sehingga penanganan desa-desa mandiri bisa semakin membaik, bersinergi dengan para pihak," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Eko Margianto, menambahkan, target Pemerintah Kabupaten Malang pada survei IDM 2023 telah terpenuhi, bahkan melampau target untuk jumlah desa mandiri.

"Target Zero Desa Berkembang dengan menaikkan status 46 desa berkembang berhasil dituntaskan. Sementara target awal penambahan desa mandiri berhasil dilampaui. Kini ada 302 desa mandiri atau 79,8 persen dari total desa yang ada," katanya.

Kabupaten Malang memiliki luas mencapai 2.977,05 kilometer persegi, atau terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi. Jumlah penduduk di wilayah tersebut mencapai 2,6 juta jiwa yang tersebar di 33 kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.