Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilang di Selat Makassar, Pencarian Nelayan Sahibu dan Rifan Sampai Hari Ketujuh Tak Ditemukan

📅 Rabu, 28 Jun 2023, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hilang di Selat Makassar, Pencarian Nelayan Sahibu dan Rifan Sampai Hari Ketujuh Tak Ditemukan Doc: ANTARA/HO-Basarnas Bpn
Ket. Relawan dan Basarnas menyusuri perairan Samboja, Selasa 26/6/2023.

Balikpapan - Hilang di Selat Makassar. Setelah dicari selama tujuh hari berturut-turut, nelayan Sahibu, 63 tahun, dan anak muda yang membantunya Rifan Irwansyah, 17 tahun, tak kunjung jua ditemukan. Keduanya hilang di Selat Makassar di perairan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sejak Rabu 21/6.

Selama sepekan ini pencarian keduanya berlangsung di area seluas 20 mil persegi, bahkan hingga garis bujur 118 derajat mendekati Pulau Sulawesi dan lintang 1 derajat ke selatan ke arah Balikpapan.

"Kami mengantisipasi korban terbawa arus laut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan Melkianus Kotta, Selasa.

Sekian hari dan jam pencarian ini juga tidak ada tanda-tanda apa pun dari korban. Jangankan orang, tanda dari perahu yang digunakan juga tak ada sama sekali.

Sahibu dan Rifan adalah warga RT 006 Handil Baru, Samboja, Kutai Kartanegara. Keduanya masih berkerabat. Pada Selasa 21/6 Sahibu dan Rifai berangkat untuk memancing di laut selepas magrib.

Hingga Rabu 21/6 mereka tak kembali. Keduanya tidak menjawab saat coba dihubungi. Keluarga pun kehilangan kontak.

Karena itu pukul 10 pagi Rabu tersebut, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samboja Syaharuddin melaporkan kejadiannya kepada Basarnas atau KPP Balikpapan. Selang 3 jam setelah dilaporkan, tim Basarnas bersama relawan sudah melakukan pencarian.

Pencarian berlangsung sepanjang siang, diselingi istirahat makan dan shalat, dan berlanjut sampai sore. Namun demikian, hingga hari ketujuh, keberadaan dan nasib Sahibul dan Irwan tetap tak ada titik terang.

Melihat fakta tidak ditemukan apa pun dari peristiwa ini mengarahdugaan kapal keduanya mengalami kecelakaan, tenggelam berikut kedua penumpangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.