Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Nelayan Kandas di Perairan Banyuwangi, Satu ABK Warga Jakarta Meninggal

📅 Minggu, 25 Jun 2023, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala Nelayan Kandas di Perairan Banyuwangi, Satu ABK Warga Jakarta Meninggal Doc: ANTARA/Dokumentasi pribadi
Ket. KM Sumber Berkat A rute Pekalongan-Tanjung Wangi Banyuwangi kandas di Perairan Laut Plengkung Sawoan G-Land Alas Purwo. Sabtu (24/6/2023).

BANYUWANGI - Tim SAR gabungan Banyuwangi, Jawa Timur, mengevakuasi 29 orang nelayan setelah kapal motor mereka kandas akibat menghantam batu karang Perairan Laut Plengkung Sawoan, G-Land Alas Purwo, Sabtu (24/6).

Koordinator Pos SAR Banyuwangi Wahyu Setia Budi mengatakan, Kapal Motor (KM) Sumber Berkat A rute Pekalongan, Jawa Tengah, menuju Tanjung Wangi Banyuwangi, itu mengalami kecelakaan laut terjepit batu karang dan kandas sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

"Informasi yang kami terima, setelah kapal nelayan tersebut kandas, pada pukul 09.00 WIB pagi, sejumlah ABK berusaha turun dan berenang ke bibir pantai yang berjarak sekitar 300-400 meter, tapi salah seorang ABK atas nama Sumantri (35), tenggelam dan meninggal dunia," kata Wahyu saat dihubungi dari Situbondo, Jatim, Sabtu malam.

Menurut dia, semula Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskaladu) Grajakan menerima informasi dari Danposal Pancer bahwa terjadi kecelakaan laut KM Sumber Berkat A yang dinakhodai Wakirin, kandas di Perairan Laut Plengkung Sawoan G-Land ,Desa Resots Pancur, Kecamatan Tegaldlimo.

Mengetahui informasi tersebut, lanjut dia, petugas dari Poskamladu Grajagan dan Polairud di wilayah itu memberikan pertolongan mengevakuasi ABK termasuk korban meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang ke tepi pantai.

ABK atas nama Sumantri (35) yang meninggal dunia langsung dibawa RSUD Blambangan, dan selanjutnya akan dibawake rumahduka, Jalan Raya Bogor Gang Pule 2 RT 08/10, Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

"Sampai dengan malam ini ada 8 ABK termasuk nakhoda bertahan di atas kapal, sedangkan 21 ABK lainnya termasuk korban meninggal sudah diievakuasi," kata Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.