Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebuah Rumah di Takari NTT Tertimbun Longsor, Warga Lain Diminta Waspada

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 15:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebuah Rumah di Takari NTT Tertimbun Longsor, Warga Lain Diminta Waspada Doc: ANTARA/Humas Polres Kupang
Ket. Rumah milik Robert Wadu di Takarai Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tertimbun tanah longsor pada Jumat (23/6/2023).

KUPANG - Satu unit rumah permanen milik warga Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tertimbun tanah longsor yang terjadi pada Jumat (23/6) petang.

"Satu rumah penduduk rusak akibat tertimbun tanah longsor di Takari. Tanah bergerak ke sisi kiri lalu material menimbun rumah warga yang berada sekitar lokasi kejadian," kata Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata saat dihubungi di Kupang, Sabtu (24/6).

Ia mengatakan material longsoran yang terjadi di Jalan Timor Raya km 73 Kelurahan Takari bergerak ke sisi kiri lalu menimbun rumah permanen milik Robert Wadu.

Material longsoran yang ada itu merupakan bagian dari material longsoran yang terjadi pada 17 Februari 2023 yang sempat memutuskan akses transportasi lintas Pulau Timor maupun menuju wilayah negara Timor Leste.

Menurut Kapolres material longsoran menimbun hingga setinggi plafon rumah, sehingga pemilik rumah Robert Wadu membongkar rumahnya guna menghindari korban jiwa.

"Pemilik rumah sudah mulai membongkar rumah untuk mengantisipasi adanya korban jiwa. Bahkan Robert Wadu juga telah evakuasi anggota keluarga ke tempat yang aman dari longsoran karena tanah yang terus bergerak," kata Kapolres Anak Agung Gde Anom Wirata.

Kepolisian Resort Kupang telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan berbagai upaya demi keselamatan jiwa masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

"Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan upaya terbaik demi keselamatan warga masyarakat di sekitar lokasi karena longsoran di Takari terus bergerak," kata Kapolres Anak Agung Gde Anom Wirata.

Menurut Kapolres sekalipun terjadi longsor, namun tidak mengganggu arus transportasi di Pulau Timor maupun yang menuju negara Timor Leste.

"Arus lalulintas di sekitar lokasi longsor masih tetap lancar dan saat ini ada satu unit ekskavator dari Pemerintah Kabupaten Kupang berada di lokasi longsor untuk mengeruk tanah longsor yang masuk ke ruas jalan sehingga tidak mengganggu akses transportasi," kata Kapolres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.