Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berendam Air Panas di Kaki Gunung Egon

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Berendam Air Panas di Kaki Gunung Egon Doc: Istimewa

Kabupaten Sikka memiliki beberapa fenomena vulkanik salah satunya yaitu Gunung Egon dan pemandian Air Panas Blidit. Gunung Egon adalah sebuah gunung berapi aktif. Gunung ini memiliki tinggi 1.703 meter dari permukaan laut. Egon kembali aktif pada 2006 setelah vakum selama 75 tahun. Egon tercatat pernah meletus dahsyat pada 1925.

Gunung ini terlihat memiliki solfatara atau semacam asap yang mengepul sepanjang waktu sejak kembali aktif. Ketika sampai di puncak, pada pendaki akan menemui kepulan asap berwarna putih dari celah bebatuan kawah. Asap yang keluar dari kawah menciptakan aroma belerang yang menyengat.

Di sekeliling kawah tumbuh santigi gunung (Vaccinium varingifolium) yang merupakan tumbuhan perdu yang tumbuh di atas 1.000 meter dari permukaan laut (mdpl). Tumbuhan ini menancap kokoh di antara bebatuan. Daunnya kecil, pucuknya berwarna pink dan merah. Di kawahnya yang luas, terhampar pasir putih.

Kawasan gunung berapi Egon berada di Kawasan Hutan Lindung Egon Ilimedo. Hutan lindung ini untuk menjaga kekayaan flora dan fauna juga memiliki keindahan alam yang dimiliki, sekaligus membuat gunung ini tetap menarik bagi pendaki untuk mengagumi kemegahannya.

Di Kawasan Hutan Lindung Egon Ilimedo juga dapat dilihat fenomena vulkanik berupa air panas dengan nama Air Panas Blidit. Posisinya berada di di kaki Gunung Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, yang jaraknya sekitar 49 kilometer dari pusat Kota Maumere.

Dari arah parkiran untuk mencapai Air Panas Blidit perlu menempuh perjalanan sekitar 2 kilometer. Pertama harus dilakukan dengan menuruni sekitar 80 anak tangga yang terbuat dari campuran pasir dan semen. Namun karena tidak ada pagar pengaman, pengunjung perlu hati-hati ketika menuruninya.

Selanjutnya perjalanan harus dilanjutkan menelusuri jalan setapak di Kawasan Hutan Lindung Egon Ilimedo. Selama perjalanan ini pemandangan alam yang menakjubkan terlihat di kanan kiri. Pohon-pohon hijau tinggi menjulang, udara sejuk segar, serta riak air yang jatuh menelusuri bebatuan, serta kicauan burung adalah perpaduan yang lengkap.

Setelah beberapa menit menelusuri jalan setapak akhirnya sampai pada Air Panas Blidit. Air panas ini berada di balik pepohonan hijau di lereng kaki Gunung Egon yang gagah. Air ini dengan pipa-pipa kecil dialirkan ke sebuah sungai kecil memiliki bagian mirip kolam.

Caranya menikmatinya dengan berendam. Namun jika tahan dengan panasnya, bisa langsung dari air yang jatuh dari pipa terutama pada bagian punggung sebagai pengusir rasa lelah, membuat tubuh kembali fit untuk melanjutkan perjalanan.

Kesegaran air panas yang menghangatkan badan di kaki Gunung Egon yang sejuk adalah menjadi obat mujarab bagi pikiran yang suntuk. Khasiat lain air panas yang mengandung banyak mineral dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit penyakit kulit dan juga stroke ringan.

Air Panas Blidit sangat bersih. Pepohonannya juga masih rimbun, sehingga hal ini perlu dilindungi dari kerusakan. Apalagi tempat ini kini dijadikan satu paket wisata dengan pendakian Gunung Egon untuk datangi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.