Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Pakan Perlu Substitusi Bahan Baku

📅 Rabu, 21 Jun 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Industri Pakan Perlu Substitusi Bahan Baku Doc: istimewa

JAKARTA - Industri pakan ternak memerlukan terobosan dan inovasi untuk mengatasi lonjakan harga jagung sebagai dampak dari cuaca ekstrem panas atau El Nino. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber bahan baku alternative.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak kemarau sebagai dampak dari El Nino terjadi pada September, Oktober dan November 2023. Dampak El Nino salah satunya adalah kenaikan harga bahan pakan ternak seperti jagung, yang akan mengakibatkan naiknya harga produk perunggasan.

"Dua bulan lalu kami dari asosiasi diundang oleh Pemerintah Korea Selatan untuk hadir di sana. Mereka memperkenalkan produk lalat hitam sebagai bahan baku pakan ternak," kata Ketua Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Timbul Sihombing dalam keterangan di Jakarta, Selasa (20/6).

Dalam webinar El Nino Datang Lagi: Bagaimana Antisipasi Sektor Pertanian dan Perunggasan," yang diadakan Katadata, dia mengatakan di Korsel produk lalat hitam sebagai bahan baku pakan ternak sudah menjadi industri dan sudah diproduksi berton-ton dan mereka sudah punya asosiasi.

Meski harga lalat hitam mahal, kata Timbul, namun dengan kandungan protein 40-50 persen maka lalat hitam bisa menjadi alternatif sumber protein pengganti bahan pakan ternak yang lain.

Menurut dia, Pemerintah Korsel sangat mendukung semua pelaku industri untuk menggunakan lalat hitam sebagai alternatif bahan baku pakan. Saat ini, lalat hitam sudah diproduksi berton-ton dan dijual ke sejumlah perusahaan.

"Meskipun tidak akan menggantikan bahan baku pakan ternak, tapi bisa menjadi substitusi sebagian," jelas Timbul.

Menurutnya, substitusi bahan pakan ternak lainnya adalah nasi pecah, mi pecah dan biskuit pecah. Industri pakan ternak sudah mulai mencari substitusi bahan baku pakan karena harga jagung pada triwulan I- 2023 mulai naik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.