Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertemu Blinken, Xi Jinping Desak Tindakan Menstabilkan Hubungan AS-Tiongkok

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 11:13 WIB | Oleh:
Bertemu Blinken, Xi Jinping Desak Tindakan Menstabilkan Hubungan AS-Tiongkok Doc: CGTN
Ket. Menlu AS Antony Blinken bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, pada hari terakhir kunjungannya ke Tiongkok, Senin (19/6/2023)

BEIJING - Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Aula Besar Rakyat di Beijing pada Senin (19/6), hari kedua dan terakhir kunjungan diplomat tinggi AS ke Tiongkok.

Media Tiongkok CGTN melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Xi mendesak tindakan untuk menstabilkan dan meningkatkan hubungan Tiongkok-AS, dan menekankan bahwa apakah kedua negara dapat menemukan cara yang tepat untuk bergaul akan berdampak pada masa depan dan takdir umat manusia.

"Planet Bumi cukup besar untuk menampung perkembangan masing-masing dan kemakmuran bersama Tiongkok dan Amerika Serikat," kata Xi.

Orang Tiongkok, seperti orang Amerika, adalah orang yang "bermartabat, percaya diri, dan mandiri", dan dua-uanya memiliki hak untuk mengejar kehidupan yang lebih baik, kata Xi.

Kepentingan bersama kedua negara harus dihargai, dan keberhasilan masing-masing merupakan peluang bagi satu sama lain, bukan ancaman, katanya.

Dunia Butuh Hubungan Stabil AS-Tiongkok

Melihat keprihatinan masyarakat internasional terhadap hubungan AS-Tiongkok saat ini, Xi mengatakan tidak ingin melihat konflik atau konfrontasi antara Tiongkok dan AS atau memihak di antara mereka.

"Kedua negara harus bertindak dengan rasa tanggung jawab untuk sejarah, untuk rakyat dan dunia, dan menangani hubungan Tiongkok-AS dengan baik," desak pemimpin Tiongkok itu.

"Dengan cara ini, mereka dapat berkontribusi pada perdamaian dan pembangunan global, dan membantu membuat dunia, yang sedang berubah dan bergejolak, menjadi lebih stabil, pasti, dan konstruktif," tambahnya.

Blinken mengatakan Presiden AS Joe Biden percaya bahwa AS dan Tiongkok memiliki kewajiban untuk mengelola hubungan mereka secara bertanggung jawab, yang merupakan kepentingan kedua negara dan dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.