Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blinken Kemungkinan Bertemu Xi Jinping di Hari Terakhir Kunjungan ke Beijing

📅 Senin, 19 Jun 2023, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Blinken Kemungkinan Bertemu Xi Jinping di Hari Terakhir Kunjungan ke Beijing Doc: CNA/AP/Leah Millis
Ket. Menlu AS Antony Blinken berbicara dengan Menlu Tiongkok Qin Gang di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing pada 18 Juni 2023.

BEIJING - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken membuka pembicaraan dengan utusan tinggi Tiongkok pada Senin (19/6). Ia kemungkinan akan bertemu Presiden Xi Jinping di hari terakhir perjalanannya ke Beijing.

Diplomat tinggi AS itu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Qin Gang selama tujuh setengah jam pada Minggu (18/6). Lebih dari yang diharapkan. Kedua belah pihak sepakat menjaga komunikasi.

Tidak ada pihak yang mengonfirmasi pertemuan Blinken dengan pemimpin Tiongkok paling kuat dalam beberapa dekade, Xi Jinping. Pertemuan Xi dengan Presiden AS Joe Biden pada November di Bali memunculkan harapan untuk mencairkan hubungan kedua negara.

Namun para diplomat melihat adanya kemungkinan pertemuan dengan Xi.

Blinken membuka hari itu dengan bertemu dengan diplomat top Tiongkok Wang Yi, yang posisinya di Partai Komunis berada di atas menteri luar negeri.

Kembali ke wisma negara yang penuh hiasan di taman Diaoyutai kuno tempat pembicaraan hari Minggu berlangsung, Blinken dan Wang tersenyum sopan di depan kamera dan berbasa-basi sebelum menuju pertemuan dengan para ajudan mereka yang mengenakan masker sesuai protool Covid-19.

Ketegangan meningkat antara dua ekonomi terbesar dunia dalam beberapa tahun terakhir terkait berbagai masalah mulai dari perdagangan, teknologi, hingga Taiwan.

Pejabat AS mengatakan mereka tidak mengharapkan terobosan besar dari pembicaraan Blinken tetapi berharap dapat membuka kembali jalur komunikasi reguler untuk mencegah meningkat menjadi konflik.

Kedua negara mengatakan bahwa Qin menerima tawaran untuk melakukan kunjungan kembali ke Washington di kemudian hari.

Percakapan Nyata

Pembicaraan pada hari Minggu itu "terus terang, substantif dan konstruktif", kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller.

Blinken menekankan "pentingnya diplomasi dan menjaga saluran komunikasi terbuka di berbagai masalah untuk mengurangi risiko salah persepsi dan salah perhitungan," kata Miller.

Di balik pintu tertutup, Qin mengatakan kepada Blinken bahwa hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok "berada di titik terendah sejak pembentukan hubungan diplomatik", menurut CCTV, lembaga penyiar yang dikelola pemerintah.

"Ini tidak sesuai dengan kepentingan mendasar kedua bangsa, juga tidak memenuhi harapan bersama masyarakat internasional," kata Qin selama pembicaraan di taman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.