Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Sebanyak 3.000 ASN Mamasa Asuh Anak Stunting

📅 Minggu, 18 Jun 2023, 02:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Sebanyak 3.000 ASN Mamasa Asuh Anak Stunting Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Penjabat Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakhrullah mengunjungi kabupaten Mamasa dan menyampaikan sebanyak 3.000 ASN di Mamasa telah menyatakan siap untuk mengasuh anak beresiko stunting di Mamuju, Sabtu (17/6/2023).

Mamasa - Membanggakan, sebanyak 3.000 orang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), masing-masing mengasuh satu anak berisiko stunting.

Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah di Mamasa, Sabtu, mengatakan sebanyak 3.000 ASN di Mamasa telah menyatakan siap untuk mengasuh anak berisiko stunting.

Ia mengatakan, Pemerintah Sulbar terus melakukan sinergi dan kolaborasi
dengan pemerintah Kabupaten dalam melakukan penanganan stunting di Sulbar.

"Sebanyak 3.000 ASN di Mamasa tersebut akan mengasuh satu anak berisiko stunting, yang diharapkan akan dapat menekan angka stunting di Sulbar," katanya.

Seluruh ASN di Kabupaten lainnya di Sulbar juga akan melakukan hal yang sama sehingga upaya menurunkan penderita stunting di Sulbar optimis akan dapat diturunkan.

"Pemerintah Sulbar akan mengerahkan 6.000 ASN bersama seluruh jajaran Forkopimda Sulbar, juga untuk mengasuh anak stunting, karena menurunkan stunting butuh kerjasama dengan melibatkan semua pihak," katanya.

Ia menyampaikan untuk mengasuh satu orang anak stunting dibutuhkan anggaran Rp180 ribu dan pemerintah pusat juga akan membantu Sulbar menurunkan angka stunting dengan mengucurkan bantuan anggaran.

Menurut dia, pemerintah Sulbar juga akan terus melaksanakan berbagai program pembangunan menekan stunting.

"Program penanganan stunting harus terus dikontrol dan dievaluasi agar target penurunan stunting di Sulbar hingga mencapai 24 persen dapat dicapai," katanya.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka kasus stunting di Sulbar meningkat dari 33,8 persen pada 2021 menjadi 35,0 persen pada 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.