Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Tiba-tiba Anggota Tentara Masuk Sekolah di Wilayah Perbatasan Papua, Ternyata Ini yang Dilakukan

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 23:43 WIB | Oleh:
Mengagetkan Tiba-tiba Anggota Tentara Masuk Sekolah di Wilayah Perbatasan Papua, Ternyata Ini yang Dilakukan Doc: Istimewa
Ket. Anggota Pos Yabanda memberikan materi untuk menanamkan nasionalisme dan patriotisme di SDN Inpres Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (16/6).

KEEROM - Canggihnya perkembangan teknologi informasi membawa kemajuan luar biasa bagi umat manusia dikarenakan dapat mengakses segalanya tanpa batas, hal ini dikhawatirkan akan berpotensi membawa dampak negatif tergerusnya jiwa nasionalisne genersi penerus apabila tidak tertanam dengan kokoh.

Menurut siaran persnya, Batalyon Infateri 143/Tri Wira Eka Jaya yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Wilayah Darat RI-PNG disamping tugas pokoknya mengamankan perbatasan negara juga melaksanakan pembinaan teritorial guna membantu dan memajukan masyarakat di daerah perbatasan.

Salah satunya yang dilaksanakan anggota Pos Yabanda yang melaksanakan program bantuan tenaga pendidik guna membantu sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar dalam memberikan materi untuk menanamkan nasionalisme dan patriotisme di SDN Inpres Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (16/6).

Demikian dijelaskan oleh Dansatgas Yonif 143/TWEJ Letkol Inf Ari Iswoyo Timor. "Sebagai wujud tanggung jawab sesama anak bangsa Satgas Yonif 143/TWEJ bertekat untuk memberikan pengabdian terbaik kepada seluruh masyarakat khususnya generasi penerus akan pentingnya nasionalisme dan patriotisme," ungkapnya.

Kegiatan yang dipimpin Sertu Riky Rizaldy mengajak para siswa SDN Inpres Yabanda untuk menggambar lambang negara dengan menjelaskan bagian-bagian tubuhnya sebagai wujud kecintaan generasi penerus bangsa terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dalam rangka memperingati lahirnya Pancasila dan menyongsong hari Kemerdekaan RI, Satgas mengajak para siswa menggambar Lambang Negara sebagai wujud implementasi akan rasa nasionalisme," jelas Dansatgas.

Sebagai bentuk apresiasi Satgas kepada para siswa yang dapat menggambar dan menjelaskan arti dari lambang negara diberikan hadiah berupa tas guna memacu semangat para siswa untuk belajar lebih giat.

"Walaupun dengan peralatan yang sangat sederhana, siswa yang dapat menggambar dan menjelaskan lambang negara Satgas berikan apresiasi guna memacu semangat belajar mereka," tambah Dansatgas.

Sementara itu, guru pembimbing siswa, Membrako, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 143/TWEJ pihaknya menyatakan apa yang dilakukan Satgas sangatlah penting dari usia dini menanamkan rasa cinta tanah air yang berwawasan kebangsaan.

"Saya selaku guru pembimbing mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang selalu hadir dan berkontribusi untuk memberikan yang terbaik kepada siswa kami," tutur Membrako.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.