Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daniel Ellsberg, Pembocor 'Pentagon Papers' Meninggal di Usia 92 Tahun

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Daniel Ellsberg, Pembocor 'Pentagon Papers' Meninggal di Usia 92 Tahun Doc: Politico
Ket. Daniel Ellsberg, Pembocor 'Pentagon Papers'.

NEW YORK - Daniel Ellsberg, whistleblower yang membocorkan "Pentagon Papers" tentang Perang Vietnam, yang mengubah persepsi publik tentang konflik tersebut, meninggal pada Jumat (17/6) di usiany 92 tahun.

Ellsberg adalah seorang analis militer ketika merilis ribuan dokumen ke media AS pada 1971 yang mengungkapkan pemerintahan Amerika Serikat berturut-turut telah berbohong kepada publik tentang perang Vietnam.

Sebanyak 7.000 halaman rahasia mengatakan konflik itu tidak dapat dimenangkan, bertentangan dengan pernyataan publik pejabat pemerintah AS.

Kebocoran itu diceritakan dalam film thriller Hollywood 2017 "The Post," yang merinci kisah di balik layar publikasi surat kabar tersebut.

Ellsberg mengumumkan pada Maret bahwa dokter telah memberi tahu pada 17 Februari dia menderita kanker pankreas stadium akhir dan hanya hidup sekitar enam bulan.

"Dia tidak kesakitan, dia dikelilingi keluarga yang penuh kasih," kata istri dan anak-anaknya dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan kematiannya.

Keluarga mengatakan, bulan-bulan terakhirnya dihabiskan dengan baik meskipun dia sakit.

"Dia sangat senang bisa melepaskan diet bebas garam yang dilakukan dokternya selama lima tahun," kata mereka.

"Cokelat panas, croissant, cake, bagel poppyseed, dan lox memberinya kesenangan ekstra di bulan-bulan terakhir ini.

"Dia juga menikmati menonton ulang film favoritnya, termasuk beberapa tontonan favoritnya sepanjang masa, 'Butch Cassidy and the Sundance Kid," kata istrinya Patricia, putranya Robert dan Michael, dan putrinya Mary.

The New York Times awalnya menerbitkan kutipan dari Pentagon Papers hingga administrasi Presiden Richard Nixon memperoleh perintah pengadilan yang melarang surat kabar itu terus melakukannya dengan alasan keamanan nasional. The Washington Post kemudian mengambil peran tersebut.

Ellsberg didakwa berdasarkan Undang-Undang Spionase Amerika, tetapi kasus tersebut berakhir dengan pembatalan sidang pada 1973 setelah pengumpulan bukti ilegal oleh pemerintah terungkap.

Saat mengumumkan diagnosisnya pada 3 Maret, Ellsberg merenungkan tindakannya yang mengubah sejarah.

"Ketika saya menyalin Pentagon Papers pada 1969, saya punya banyak alasan untuk berpikir bahwa saya akan menghabiskan sisa hidup saya di balik jeruji besi," tulisnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.