Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lilin Aromaterapi dari Minyak Kelapa

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Lilin Aromaterapi dari Minyak Kelapa Doc: Istimewa
Ket. Pembuatan lilin aromaterapi.

YOGYAKARTA - Kelapa yang banyak terdapat di Indonesia memberi banyak manfaat. Buah kelapa yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan termasuk membuat minyak, juga dapat dimanfaatkan menjadi lilin aromaterapi yang dibuat dari minyak kelapanya.

Inilah yang dilakukan mahasiswa KKN Vokasi UNY, di Bojong 3, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulonprogo. Mereka adalah Reza Al-Faruqi, Citra Ramadhani, Wina Nurlita Putri, Elva Khusna, Agista Adfah Pramesti, Qanita Diza Astuti, Hanamel Ananta, Anggie Lusiana Devi dan Nadia Syalwa.

Menurut siaran persnya, Ketua KKN, Reza Al-Faruqi, mengatakan mereka memanfaatkan potensi kelapa yang ada di wilayahnya karena masyarakat Bojong 3 kurang memanfaatkan potensi yang ada.

"Mereka hanya menjual hasilnya seperti buah kelapa, daun kelapa, kulit buah kelapa, dan sebagainya. Jarang yang mengolah kelapanya menjadi minyak," katanya, Senin (12/6).

Minyak kelapa bermanfaat bagi kesehatan, di antaranya mengurangi lemak perut, sembuhkan luka bahkan mengobati peradangan. Aroma sedapnyakelapadapat digunakan sebagaiaromaterapiyang menenangkan bayi.Hal ini yang menjadi dasar pembuatan lilin aromaterapi berbahan baku minyak kelapa.

Penanggung jawab kegiatan, Anggie Lusiana Devi mengatakan lilin ini menggunakan minyak kelapa sebagai bahan tambahannya dan ampas kelapa sebagai hiasan. "Selain itu, lilin aromaterapi ini bisa menjadi ide bisnis masyarakat desa Bojong 3," katanya.

Lilin aromaterapi mempunyai banyak manfaat seperti menghilangkan stress, menenangkan pikiran, sebagai hiasan ataupun dekorasi ruangan, serta dapat menjadi sumber cahaya ketika listrik sedang padam.

Mahasiswa prodi D4 Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates itu menjabarkan bahan yang dibutuhkan yaitu kompor, panci, timbangan digital, wadah lilin, sumbu lilin, palm wax, minyak kelapa, essensial oil, ampas kelapa dan dry flower.

Proses pembuatannya dengan menyiapkan palm wax yang dipanaskan dalam air mendidih dengan api menyala hingga mencair, tambahkan minyak kelapa 5 ml dan essensial oil 5 ml, aduk hingga tercampur merata. Siapkan wadah dan sumbu lilin kemudian tuangkan larutan lilin kedalam wadah. Tambahkan hiasan untuk mempercantik lilin aromaterapi, kemudian diamkan hingga larutan lilin menjadi padat.

Pelatihan dilaksanakan bagi para remaja di Bojong 3 terutama remaja putrinya yang mengikuti dengan antusias. Mereka membuat lilin aromaterapi dengan mengkreasikan sesuka mereka, dengan alat dan bahan yang sudah disediakan. Pada program kerja ini Anggie memberikan nama produk lilin aromaterapi 'Coconut Candle'.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.