Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Satgas TPPO Tangkap Pelaku TPPO yang Hendak Kabur ke Timor Leste

📅 Senin, 12 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Satgas TPPO Tangkap Pelaku TPPO yang Hendak Kabur ke Timor Leste Doc: ANTARA/Jorie Darondo
Ket. Ilustrasi. Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto (tengah) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Iis Kristian (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Gani Siahaan (kanan) saat memberikan keterangan pers, Jumat (9/6/2023).

Kupang - Tindak tegas, Personel Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polres Belu Polda Nusa Tenggara Timur berhasil membekuk JP terduga pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang di wilayah Kabupaten Belu, yang hendak melarikan diri menuju Timor Leste.

Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, dikonfirmasi dari Kupang mengatakan bahwa, terduga pelaku TPPO ditangkap oleh tim Satgas TPPO di terminal pos lintas batas negara (PLBN) Mota'Ain Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur pada Sabtu (10/6) kemarin.

"Kita tangkap pelaku saat hendak bertolak ke Timor Leste menggunakan Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) jurusan Kupang-Timor Leste," katanya.

JP diketahui sudah menjadi incaran dari Kepolisian setempat dan bahkan sudah sempat dikejar sampai ke Kabupaten Kupang karena pihaknya mendapatkan informasi bahwa JP tengah berada di Kupang.

Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim, IPTU Djafar Alkatiri bersama anggota melakukan pengejaran terhadap JP yang menurut informasi berada di Desa Tanah Merah, kabupaten Kupang.

"Namun saat tiba di Kupang, tim mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sudah bergerak menuju kabupaten Belu dengan tujuan ke negara Timor Leste," tambah dia.

Akhirnya dengan kerja sama yang baik dari Satreskim bersama Intel dan pihak imigrasi, pelaku JP kita amankan beserta barang bukti berupa paspor milik yang bersangkutan.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi setempat mendapatkan laporan dari korban TPPO berinisial IESB soal perekrutan yang dilakukan oleh JP pada Mei lalu

Tentunya penangkapan ini didasari laporan dari salah satu warga Belu berinisial IESB yang mengaku menjadi korban TPPO dengan perekrut tidak lain si JP sekitar bulan Mei tahun 2022 lalu.

"Saat ini terduga JP tengah ditahan di Polres dan sementara ini menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Belu,"Pungkas Kapolres Belu.

Lebih lanjut dia mengingatkan warga di NTT khususnya di Kabupaten Belu untuk tidak mudah termakan omongan atau iming-iming manis dari pelaku perekrut TPPO di NTT khususnya di daerah itu apalagi dengan cara ilegal.

Polres Belu sendiri juga sejauh ini sudah bekerja sama dengan sejumlah rumah ibadah di daerah itu untuk menginformasikan kepada masyarakat soal bahaya bekerja di luar negeri tanpa dokumen yang resmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.