Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Bentuk Tim Pengawasan Pemotongan Hewan Kurban

📅 Senin, 12 Jun 2023, 16:29 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Bentuk Tim Pengawasan Pemotongan Hewan Kurban Doc: ANTARA/HO-Instagram dpkh_gunungkidul
Ket. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul melakukan pemantauan lalu lintas hewan ternak di tingkat pasar hewan.

KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk tim pengawasan pemotongan hewan kurban yang melibatkan 93 dokter hewan tersebar di 12 kecamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Trenggono di Kulon Progo, Senin, mengatakan tim pengawasan pemotongan hewan, yakni dokter hewan di bidang peternakan 53 petugas dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) 40 orang, dan pengawas dari desa/kelurahan 88 orang.

"Tim tersebut akan bertugas mengawasi dan memastikan bahwa proses pemotongan hewan kurban dilakukan secara higienis dan sesuai dengan standar yang ditetapkan," katanya.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.

Pada hari ini, pihaknya juga melakukan sosialisasi penanganan kurban di KecamatanNanggulan, pengawasan hewan kurban di pedagang hewan kurban, serta penerbitan surat edaran (SE) oleh bupati yang berkaitan dengan pemotongan hewan dan pencegahan penyakit.

Surat edaran mengatur pemotongan hewan kurban. Surat ini memuat petunjuk teknis mengenai langkah-langkah pencegahan penyakitLumpy Skin Disease(LSD) dan kewaspadaan terhadapPest de Pestits Ruminants(PPR).

"Dengan penerbitan SE ini, diharapkan masyarakat dapat memotong hewan kurban dengan benar dan memperhatikan faktor kebersihan serta kesehatan," katanya.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dengan penanganan hewan kurban, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo mengadakan sosialisasi di KecamatanNanggulan.

Kegiatan ini dihadiri para peternak dan masyarakat setempat guna memberikan pemahaman tentang tata cara penanganan hewan kurban yang baik dan benar. Selain itu, diberikan informasi mengenai pentingnya menjaga kualitas dan keamanan daging kurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.

Dinas tersebut juga aktif melakukan pengawasan terhadap pedagang hewan kurban di Kabupaten Kulon Progo. Tim pengawas khusus telah diterjunkan untuk memeriksa kesehatan dan kondisi hewan yang akan dijadikan kurban.

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa hewan yang dijual memenuhi standar kebersihan dan tidak mengandung penyakit yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

"Dengan adanya kegiatan sosialisasi, pengawasan, serta penerbitan surat edaran oleh bupati, diharapkan pelaksanaan kurban di Kabupaten Kulon Progo berjalan lancar dan aman," katanya.

Trenggonoberharap dengan kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat Kabupaten Kulon Progo dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lebih baik dan memberikan kepastian kualitas serta keamanan daging kurban yang dikonsumsi.

"Semoga Hari Raya Idul Adha 2023 ini membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kulon Progo," katanya.
Pewarta : Sutarmi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.