Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kekerasan Seksual, Anak Usia Dini Patut Diawasi Ketat Hindari Rudapaksa

📅 Senin, 12 Jun 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kekerasan Seksual, Anak Usia Dini Patut Diawasi Ketat Hindari Rudapaksa Doc: ANTARA/Daniel
Ket. Peranan orang tua dan lingkungan sekitar strategis untuk menyelamatkan anak-anak dari ancaman kasus kekerasan seksual. (11/6).

Ambon - Cegah kekerasan seksual. Peranan orang tua dan keluarga yang proaktif dalam mengawasi ketat anak-anaknya sejak usia dini patut dilakukan, karena sangat penting untuk menyelamatkan mereka dari ancaman kekerasan seksual atau rudapaksa.

"Cukup banyak kasus seperti ini yang terjadi terhadap anak-anak setelah terungkap di pengadilan, tetapi tidak menutup kemungkinan ada juga yang perkaranya tidak diproses hukum," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tengah Ny. Bella F.M Marasabessy di Ambon, Minggu.

Penjelasan Bella disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Leihitu Barat (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka pemberian bantuan sosial dan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

Menurut dia, peranan lingkungan sekitar terhadap anak-anak juga sangat strategis karena bisa membantu mengungkap persoalan seperti ini.

"Sebab faktanya, kekerasan seperti ini lebih dominan dilakukan oleh orang terdekat korban yang berasal dari dalam keluarga sendiri," ucapnya.

Dia mengingatkan orang tua tidak lalai dalam memperhatikan jam bermain anak dan dengan siapa saja teman-temannya, serta mengajarkan mereka untuk berani berbicara bila mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari orang lain.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Ny. Bella juga membagikan bantuan kepada para ibu hamil dan balita stunting berupa beras dan telur.

"Bantuan beras ini disalurkan untuk sejumlah wanita hamil, sedangkan susu dan telur diberikan kepada enam orang balita yang mengalami kurang gizi termasuk 100 bingkisan untuk anak Paud sekecamatan Leihitu Barat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.