Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu AS Dikabarkan Akan Kunjungi Tiongkok Pekan Depan

📅 Sabtu, 10 Jun 2023, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu AS Dikabarkan Akan Kunjungi Tiongkok Pekan Depan Doc: US Embassy in Indonesia
Ket. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken berencana mengunjungi Beijing paling cepat pekan depan untuk berbicara dengan para pejabat senior Tiongkok, situs berita politik AS Politico melaporkan pada Kamis (8/6).

Jika Blinken benar-benar berkunjung, dia akan menjadi pejabat setingkat menteri dalam pemerintah Presiden Joe Biden yang pertama kali mengunjungi Tiongkok.

Meski ketegangan AS-Tiongkok meningkat antara dalam beberapa bulan terakhir, laporan itu muncul di tengah upaya pemerintah AS untuk memperbaiki komunikasi di antara pejabat tinggi kedua negara.

Awal pekan ini, Wakil Menteri Luar Negeri AS urusan Asia Timur dan Pasifik Daniel Kritenbrink bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Ma Zhaoxu di Beijing. Baik Washington maupun Beijing menyebut kedua pejabat itu melakukan pembicaraan yang konstruktif.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin pada Jumat (9/6) berkata, "Pintu kami untuk dialog dan komunikasi selalu terbuka." Namun, dia menambahkan bahwa kedua negara tidak boleh hanya sekadar berkomunikasi.

"Kita perlu bergerak maju ke arah yang sama dan mengembalikan hubungan bilateral ke jalur yang benar demi pembangunan yang sehat dan stabil," kata Wang dalam konferensi pers di Beijing.

Blinken semula berencana mengunjungi Beijing pada Februari, menyusul pertemuan empat mata antara Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada November di Indonesia.

Namun, perjalanan itu dibatalkan secara mendadak setelah AS menemukan apa yang mereka sebut sebagai balon mata-mata Tiongkok yang terbang di atas wilayahnya yang sensitif dan membuat ketegangan kedua negara kian meningkat.

Meski hubungan kedua negara diwarnai sejumlah isu pelik, seperti Taiwan dan sengketa wilayah di Laut Tiongkok Timur dan Selatan, juga hak asasi manusia, ada tanda-tanda bahwa pemerintah Biden berusaha membangun kembali hubungan dengan Beijing.

Sejumlah pejabat AS pekan lalu mengakui bahwa William Burns, direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) dan salah satu orang terdekat Biden, mengunjungi Tiongkok pada Mei.

Dalam KTT G7 di Hiroshima, Jepang, bulan lalu, Biden memberikan isyarat bahwa situasi kemungkinan membaik --merujuk pada hubungan AS-Tiongkok.

"Saya pikir kalian akan lihat bahwa hubungan itu akan mencair segera," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.