Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Menjaga Stabilitas Kawasan, Tiongkok Berharap Korsel Tak Berstandar Ganda di DK-PBB

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Menjaga Stabilitas Kawasan, Tiongkok Berharap Korsel Tak Berstandar Ganda di DK-PBB Doc: ANTARA/Tiongkok MFA
Ket. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin.

Beijing - Upaya menjaga stabilitas kawasan, Tiongkok berharap Korea Selatan tidak memainkan peran berstandar ganda dalam keanggotaan tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) periode 2024-2025.

"Kami berharap Tiongkok memanfaatkan keanggotaannya di DK-PBB dengan menolak konfrontasi dan standar ganda," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Kamis.

Ia memaparkan bahwa DK-PBB merupakan elemen terpenting mekanisme keamanan kolektif internasional dan bertanggung jawab atas terpeliharanya perdamaian dan keamanan global.

"Komunitas internasional sangat berharap DK-PBB menjalankan mandatnya, memainkan peran, dan memfasilitasi penyelesaian politik atas isu-isu global dan regional," katanya.

Pihaknya juga berharap Korsel menegakkan kesetaraan, keadilan, kebebasan, dan mendorong dialog, kerja samam dan saling percaya antar-anggota DK-PBB.

Korsel juga diharapkan mampu berkontribusi dalam DK-PBB melalui tindakan nyata.

Korsel kembali menjadi anggota DK-PBB dalam 11 tahun setelah terakhir duduk di dewan itu pada periode 2013-2014 dan yang ketiga kalinya dari 10 anggota tidak tetap karena sebelumnya juga pernah di posisi yang sama pada 1996-1997.

Korsel memenangi kursi di dewan tersebut setelah mengumpulkan 180 suara dari 192 negara anggota PBB yang hadir di majelis tersebut.

Terpilihnya Korsel sebagai anggota tidak tetap DK-PBB yang terakhir kalinya itu saat Korea Utara yang merupakan sekutu utama Tiongkok baru-baru ini meningkatkan pengembangan program nuklir dan rudalnya.

Korsel dan Jepang juga mengkhawatirkan latihan patroli udara Tiongkok dan Rusia di atas laut Laut Jepang dan Laut Tiongkok Timur pada Selasa (6/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.