Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Abang None Mendapat Pembekalan

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Abang None Mendapat Pembekalan Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Sebanyak 15 pasang Abang dan None Jakarta Barat tengah mengikuti masa karantina di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (8/6).

JAKARTA - Sebanyak 15 pasang Abang dan None (Abnon) Jakarta Barat menjalani karantina untuk diberi pembekalan. "Kami beri pembekalan multi-aspek kepada 15 pasang Abang None," ujar Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Dedi Sumardi, Kamis (8/6).

Dia menuturkan 15 pasang Abnon Jakarta Barat adalah hasil seleksi dari 143 peserta. Pendaftar saat ini menjalani karantina yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 20 Juli. "Dalam kurun waktu tersebut, setiap hari dari pukul 18.00-22.00 mereka diberi pembekalan," tambah Dedi.

Materi pembekalan terdiri dari marketing, manajemen sosial media, kebudayaan, pariwisata, dan psikologi. Kemudian tata busana, regenerasi urban, branding kota, public speaking (seni berbicara), KTT Asean, dan topik strategis lainnya.

Pembekalan melibatkan narasumber kompeten. Misalnya, untuk tes psikologi menghadirkan narasumber dosen psikologi dari Universitas Tarumanegara. Sedangkan terkait pemerintahan, menghadirkan dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Psikolog Klinis Universitas Tarumanegara, Untung Subroto, mengungkapkan untuk materi psikologi dilakukan tes kecerdasanintelektual dan kepribadian. Tes kecerdasan intelektual (IQ) diperlukan karena untuk seleksi Abang dan Nonebukan hanya berpenampilan saja yang harus menarik. Namun, mereka juga harus memiliki kemampuan intelektual yang memadai.

Selanjutnya, untuk tes kepribadian dilakukan agar Abnon memiliki perilaku dan kepribadian baik. "Dua tes tersebut dilakukan untuk menghasilkan Abnon pintar dan memiliki perilaku dan kepribadian yang baik. Dua tes tersebut nantinya jadi bahan penilaian seleksi selanjutnya untuk tim juri," katanya.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan melalui seleksi nanti, tiga pasang Abang dan None yang terpilih akan mengikuti lomba pemilihan tingkat DKI Jakarta. Selain itu, dia mengungkapkan, para peserta usai lomba bukan hanya menjadi simbol seremonial budaya Betawi, tetapi juga akan diberdayakan ekonominya.

Dedi memberi contoh, ada acara Pemerintah Kota Jakarta Barat yang membutuhkan pembawa acara, maka Abang dan None yang akan mengisi. Selain itu, nanti akan ada juga lahan-lahan ekonomi lain yang melibatkan para Abnon. "Hal ini mempertimbangkan pemberdayaan ekonomi para Abnon dan pembekalan intens yang mereka dapatkan," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.