Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba 'Drone', Kampus Lakukan Investigasi

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba 'Drone', Kampus Lakukan Investigasi Doc: Kampusaja
Ket. Kampus ITB

BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan investigasi atas meninggalnya seorang mahasiswa bernama Muhammad Rasyid Ghifary akibat kecelakaan saat uji coba pesawat nirawak (UAV) ataudrone di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kepala Biro Humas ITB Naomi Haswanto mengatakan investigasi itu dilakukan oleh tim dosen pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)Aksantara danFakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Aksantara merupakan UKMyang bergerak di bidang robotika terbang.

"Rektor ITB beserta jajaran mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga Fary (Ghifary) yang juga merupakan alumnus ITB dan kepada keluarga besar FTMD atas berpulangnya Fary," kata Naomi melalui pesan singkat yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/6).

Naomimenjelaskanuji coba pesawat nirawakoleh Ghifary bersama teman-temannya di UKM Aksantara di Lanud Sulaiman, Selasa (6/6), itu merupakan salah satu bagian dari persiapan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI).

Kecelakaan tersebutbermula saat TimAksantara bersama Ghifary sedang mempersiapkan alat pelontar untuk melakukan uji terbang wahana. Alat lontar tersebut, lanjut Naomi, terdiri ataskaret elastis besar yang disangkutkan pada sebuah pasak besi besar.

"Namun, kondisi tanah tempat pasak dipindahkan rupanya berlumpur dan tak cukup kuat untuk menahannya. Sehingga, pasak itu terlontar dan mengenai Fary di bagian rahang bawah kanannya," jelasnya.

Setelah insiden tersebut, Ghifary langsung dilarikan ke RSAU Lanud Sulaiman. Namun, nyawa Ghifary tidak tertolong dan dinyatakantelah meninggal dunia oleh dokter di RS tersebut.

"Dokter menyatakan almarhum (Ghifary) meninggal pada pukul 17.44 (WIB) karena adanya luka tumpul," imbuhnya.

Naomi pun belum dapatmemastikan terkait keberlanjutan kegiatanUKM Aksantara tersebut. Namun, menurut dia, Aksantaratelah banyak mengukir prestasi pada kejuaraan kontes robot terbang, baik di skala nasional maupun internasional.

"Belum ada kabar bahwa UKM Aksantara akan dibekukan. Namun, pimpinan ITB mengimbau agar semua mahasiswa yang berkegiatan di UKM untuk selalu bertindak hati-hati dalam berkegiatan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.