Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sulteng Asesmen Desa Terdampak Banjir di Parigi Moutong

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 16:04 WIB | Oleh:
BPBD Sulteng Asesmen Desa Terdampak Banjir di Parigi Moutong Doc: ANTARA/HO-Aswadin
Ket. Warga melintas di sekitar tumpukan material kayu yang terseret banjir di Desa Balinggi Jatih Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (30/5).

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan asesmen kembali terhadap 14 desa di Kabupaten Parigi Moutong yang terdampak banjir guna memperoleh ada akurat."Kami sudah melakukan asesmen pada enam desa dan ada delapan desa lagi yang kembali kami data, apa yang menjadi kebutuhan mendesak pascabanjir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring di Palu, Kamis.Ia mengemukakan, pendataan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mendesak korban banjir, dan titik luapan air serta kerugian lahan pertanian akibat bencana tersebut."Tidak bisa ditunda lagi, kami kerja titik-titik luapan dan lahan pertanian akibat banjir," katanya.Usai melakukan asesmen, BPBD Sulteng langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membagi tugas dalam kegiatan penanggulangan pascabanjir.Pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, termasuk penyediaan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai."Kami pemerintah berupaya sebaik mungkin untuk menangani 14 desa selama masa tanggap darurat, supaya perekonomian masyarakat bisa pulih kembali," katanya.Ia menambahkan, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana, terutama kebutuhan berupa bahan pangan dan pakaian."Logistik ada di pengungsian dan enam desa sudah aman, kalau delapan desa lagi mereka minta diutamakan sungai dan infrastruktur, ini sedang kami upayakan lewat kegiatan normalisasi sungai," kata Andi Sembiring.Kepala Desa Suli, I Wayan Sugita mengatakan banjir tersebut berdampak pada perekonomian masyarakat, karena petani merugi karena terancam gagal panen dan gagal tanam."Kami berharap agar pemerintah mempercepat pemulihan perekonomian di Kecamatan Balinggi untuk lahan pertanian dan perbaikan infrastruktur, seperti saluran irigasi dan tanggul yang rusak akibat banjir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.