Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen Kemendagri Dorong Generasi Muda untuk Jauhi Kekerasan

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 14:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekjen Kemendagri Dorong Generasi Muda untuk Jauhi Kekerasan Doc: antarafoto
Ket. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong generasi muda Indonesia lebih karakter demi menjauhi segala tindak kekerasan.

Menurut Suhajar, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, untuk menjauhi tindak kekerasan, generasi muda di Tanah Air sepatutnya mampu mengolah hati dan raga dengan lebih baik sehingga menjadi individu yang berkarakter.

"Olah ini hati, pikir, rasa, dan raga. Itulah yang harus terus diolah untuk menjadi generasi yang berkarakter karena sesungguhnya kehidupan di masa depan adalah melayani rakyat," ujar dia.

Dia menambahkan olah rasa dapat dikembangkan melalui seni dan budaya sehingga muncul empati dan rasa mengasihi dalam diri generasi muda di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Suhajar dalam acara Seminar Nasional Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII/2023 di Istana Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Padang, Sumbar, Selasa (6/6).

Lebih lanjut, Suhajar menyampaikan generasi muda memang tengah menghadapi ancaman masifnya kekerasan yang melibatkan kelompok remaja. Dia lantas mengungkap data kekerasan di Indonesia masih termasuk ke dalam kategori tinggi, yakni menduduki peringkat kelima di dunia dengan tingkat kekerasan sebesar 41 persen.

"Artinya, kasus kekerasan di Indonesia masih banyak. Dalam buku Thomas Lickona, negara akan menuju krisis karakter apabila terlihat sepuluh ciri. Satu di antaranya adalah meningkatnya kekerasan di kelompok remaja. Jadi, kita dengan 41 persen itu tinggi," ujarnya.

Terkait dengan hal tersebut, Suhajar berharap generasi muda yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa depan harus mengedepankan pengembangan karakter dan intelektual. Dengan demikian, mereka dapat mencegah dirinya terlibat dalam kekerasan.

Di samping itu, tambah dia, generasi muda juga perlu memperkuat toleransi sehingga kekerasan bisa diminimalisasi. Toleransi itu juga semestinya dipupuk, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.