Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, Sekjen NATO: Penghancuran Bendungan di Ukraina Bukti Kekejaman Russia

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, Sekjen NATO: Penghancuran Bendungan di Ukraina Bukti Kekejaman Russia Doc: Antara/Xinhua
Ket. Sekretaris Jenderal NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) Jens Stoltebergi.

Brussels - Memanas. Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg pada Selasa mengatakan bahwa penyerangan Bendungan Kakhovka di Ukraina selatan merupakan sebuah tindakan yang keji.

Stoltenberg mengatakan di Twitter bahwa serangan tersebut "membuktikan sekali lagi kekejaman perang Russia di Ukraina."

Dia menambahkan bahwa penghancuran bendungan telah "menempatkan ribuan warga sipil dalam bahaya dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah."

Ledakan di Bendungan Kakhovka di wilayah Kherson, Ukraina selatan menyebabkan banjir pada Selasa.

Bendungan setinggi 30 meter dan panjang 3,2 kilometer itu dibangun pada era Uni Soviet tahun 1956 di Sungai Dnieper sebagai bagian dari Pembangkit Listrik Tenaga Air Kakhovka. Bendungan itu juga memiliki waduk seluas 18 kilometer kubik.

Moskow dan Kiev saling tuding soal pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengaku terkejut dengan serangan yang "belum pernah terjadi sebelumnya."

Michel menyebut penghancuran infrastruktur sipil masuk dalam kategori kejahatan perang. Oleh karena itu, dia mengatakan akan meminta pertanggungjawaban Russia dan proksi-proksinya.

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan di Twitter bahwa mereka "mencermati laporan kerusakan" di Bendungan Kakhovka yang menyediakan air untuk mendinginkan reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, yang merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

"Para ahli IAEA di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhya sedang memantau situasi; tidak ada risiko keamanan nuklir secara langsung di pembangkit tersebut," kata IAEA.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan di Twitter bahwa ada kemungkinan kerusakan bendungan dapat menimbulkan ancaman ke selatan Ukraina. Dia mendesak Russia untuk menarik diri dari pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.

Sementara itu, perusahaan energi nuklir milik Russia Rosatom mengatakan di Telegram bahwa "saat ini tidak ada ancaman terhadap keamanan" pembangkit tersebut.

Renat Karchaa, perwakilan Rosatom di PLTN Zaporizhzhia, mengatakan kepada media Russia bahwa para ahli di PLTN akan melakukan ganti rugi, sesuai aturan yang berlaku, akibat penurunan permukaan air Waduk Kakhovka

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.