Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

InJourney Siapkan Borobudur Jadi Destinasi Spiritual Umat Budha

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 16:09 WIB | Oleh:
InJourney Siapkan Borobudur Jadi Destinasi Spiritual Umat Budha Doc: Istimewa.
Ket. Perayaan Waisak di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah.

JAKARTA - Pemerintah melalui PT Aviasi Pariwisata (Persero) atau InJourney saat ini tengah mempersiapkan Candi Borobudur sebagai destinasi pariwisata spiritual umat Budha di dunia.

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria, mengatakan perayaan Waisak pasa tahun ini menjadi momentum menyatukan semangat kolaborasi seluruh stakeholder dan elemen masyarakat dalam mendorong Candi Borobudur menjadi destinasi spiritual umat Budha seluruh dunia.

"Ini merupakan pertama kali kolaborasi yang sangat signifikan. Kita harapkan ke depannya kerja sama antara kami dengan saudara-saudara umat Budha semakin erat, dan kita harapkan di tahun-tahun mendatang lebih maksimal lagi," kata Dony dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/6).

Dia menambahkan saat InJourney, secara terus menerus melakukan penataan ulang Candi Borobudur dengan melakukan berbagai terobosan menyiapkan Borobudur sebagai destinasi wisata spiritual. Penyusunan masterplan yang menyeluruh juga tengah dilakukan oleh InJourney dengan 4 prioritas utama.

Dijelaskan Donny, pertama yaitu menjadikan Candi Borobudur sebagai kawasan konservasi, kedua mengembalikan fungsi Candi Borobudur sebagai salah satu pusat tujuan wisata spiritual, ketiga menjadikan Candi Borobudur sebagai sarana edukasi warisan budaya dan yang terakhir adalah menjadi penggerak kegiatan ekonomi bagi masyarakat di kawasan sekitar Candi Borobudur.

"Beberapa hasil upaya InJourney tersebut diantaranya terbukti dengan lancar dan khusuknya prosesi perayaan Waisak yang dipusatkan di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah," katanya.

Dony juga memaparkan perayaan ini terselenggara berkat kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Yakni Kementerian BUMN, anak usaha InJourney, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC), Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Perwakilan Umat Buddha Indonesia, Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang serta stakeholder terkait lainnya.

InJourney bersama anak usahanya TWC, kata Donny, membantu seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk membantu kelancaran dan keberhasilan perayaan puncak Waisak tahun ini. Salah satunya dengan diberlakukan sistem zonasi atau pemetaan kawasan bagi wisatawan.

Pemetaan ini melingkupi kepentingan konservasi, spiritual, edukasi dan komersial. Dengan pembagian zona tersebut, umat Buddha yang beribadah bisa khusyuk dan masyarakat bisa menikmati wisata di Candi Borobudur tanpa mengganggu yang beribadah. Sehingga, semua aktivitas di dalam kawasan Candi Borobudur dapa berlangsung dengan seimbang.

"Kami banyak sekali melakukan pertemuan dengan saudara-saudara umat Buddha, bagaimana kita menjadikan Borobudur tidak hanya sebagai satu warisan budaya tentunya, tapi kami juga menginginkan ada soul di dalam Candi Borobudur," ungkapnya.

Selain itu, kata Donny, InJourney dengan dukungan Kementerian BUMN serta stakeholders turut mendukung terimplementasikannya sistem Single Authority Management. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden yang terupdate dalam Rapat Terbatas tentang Pariwisata Borobudur Tanggal 14 Juni 2022 lalu untuk mewujudkan pengelolaan yang terintegrasi di Kawasan Cagar Budaya.

"Ke depan, kami akan mengimplentasikan Single Authority Management agar kedepannya dapat mewujudkan Kawasan Cagar Budaya Candi Borobudur dan Kawasan Cagar Budaya Candi Prambanan dengan mengembangkan unsur-unsur konservasi, spiritual, edukasi dan ekonomi pariwisata di Indonesia," tutup Dony.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.