Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga yang Hilang Tiga Hari di Sungai Cimanuk Garut Ditemukan Tim SAR

📅 Minggu, 04 Jun 2023, 21:38 WIB | Oleh:
Warga yang Hilang Tiga Hari di Sungai Cimanuk Garut Ditemukan Tim SAR Doc: ANTARA/HO-BPBD Garut
Ket. Sejumlah petugas berusaha mengevakuasi korban yang meninggal dunia setelah tenggelam terseret arus Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (4/6).

GARUT - Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan seorang warga dalam kondisi meninggal dunia, Minggu setelah tiga hari dinyatakan hilang akibat jatuh saat hendak memancing ikan di Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Satria Budi mengatakan, korban diketahui bernama Husen (45) korban kedua yang berhasil ditemukan setelah dilaporkan hilang terbawa hanyut arus Sungai Cimanuk, Jumat (2/6).

"Sekarang korban langsung dilarikan ke Puskesmas Leuwigoong," kata Satria.

Koordinator Unit Disaster Jabar Quick Response (JQR) Syehabudin menambahkan, pihaknya menurunkan sukarelawan untuk membantu Tim SAR gabungan mencari dua warga yang terbawa arus Sungai Cimanuk.

Tim SAR, kata dia, pada hari kedua pencarian berhasil menemukan korban Ramdhani (25) sekitar 30 meter dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.

Selanjutnya di hari ketiga pencarian berhasil menemukan Husen sekitar 1,5 km, kemudian kedua jenazah dibawa ke puskesmas.

"Pada hari Minggu tanggal 4 juni 2023 pukul 11.44 WIB tim lapangan telah berhasil menemukan survivor yang kedua atas nama Husen," kata Syehabudin.

Ia menyampaikan informasi yang dihimpun kedua korban warga Kecamatan Karangpawitan, Garut, biasa melakukan aktivitas memancing ikan di Sungai Cimanuk.

Tanpa diduga Ramdani jatuh ke sungai, kemudian Husen berusaha menolongnya dengan menceburkan diri ke sungai, namun keduanya diduga tidak bisa berenang hingga akhirnya terbawa hanyut dan hilang.

Adanya laporan dua orang hilang terbawa arus sungai itu membuat Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian korban dengan menyusuri arus sungai dan juga menggunakan perahu karet.

Dalam operasi pencarian itu melibatkan BPBD Kabupaten Garut, Basarnas Kantor SAR Bandung, Tagana, PMI, Jabar Quick Response, unsur Forkopimcam Leuwigoong, kepolisian, TNI, masyarakat dan sukarelawan lainnya. ***3***

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.