Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koalisi PDIP dan PAN Bakal Memperkuat Moderasi Kebangsaan

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Koalisi PDIP dan PAN Bakal Memperkuat Moderasi Kebangsaan Doc: ISTIMEWA
Ket. PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN)

JAKARTA - PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) sepakat untuk menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas penjajakan koalisi mengusung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024-2029.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengatakan akan melakukan kunjungan balasan ke Kantor DPP PAN setelah terlebih dahulu mendapat kunjungan dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), beserta jajarannya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat (2/6).

Megawati mengatakan telah memerintahkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, untuk menjalin komunikasi sekaligus berkunjung ke Kantor DPP PAN untuk menindaklanjuti pertemuan pertama dengan PAN.

Megawati menjelaskan bahwa partainya sudah membentuk dua tim untuk memenangkan Capres Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Tim pertama adalah Tim Pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 yang diketuai oleh Puan Maharani.

Sedangkan tim kedua untuk mengoordinasikan sukarelawan, yang dipimpin Ahmad Basarah. "Tim untuk mengoordinasikan sukarelawan sengaja dibentuk agar semua pihak bisa taat aturan dalam menyikapi Pemilu 2024," katanya.

Megawati mengatakan pertemuan dua pengurus partai itu berjalan dengan suasana kebersamaan dan penuh kehangatan. PAN merupakan partai kedua yang diterimanya setelah sebelumnya PPP yang sudah bersama dengan PDI Perjuangan.

Usai pertemuan, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan akan melakukan diskusi di internal partainya untuk membicarakan pembahasan dalam pertemuan pertama. "Banyak hal yang kami diskusikan, saling pengertian, saling memahami satu dan yang lain. Kami sangat panjang berdiskusi tentu terkait berbagai hal yang mengenai kebangsaan kita, dan tentu juga tujuan pokok hari ini adalah tentang kontestasi Pilpres 2024 mendatang," kata Zulhas.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, mengatakan keputusan PAN merapat ke PDIP dalam Pilpres 2024 menjadi aliansi strategis, karena koalisi itu akan saling menguatkan. Tidak hanya saat ini, tapi juga prospektif untuk masa depan dalam menguatkan visi misi politik moderasi kebangsaan.

"Kerja sama ini akan memperkokoh politik moderasi kebangsaan yang diperlukan di era transisi politik setelah 2024. Momentum itu akan membuat PAN menguat dan bisa mendapatkan dukungan arus bawah lebih kuat mengingat selama ini dukungan PAN masih kuat dari kalangan menengah ke atas," kata Surokim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.