Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Megawati Resmikan KRI Bung Karno

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Megawati Resmikan KRI Bung Karno Doc: ANTARA/Risyal Hidayat
Ket. Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri (kiri) disaksikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono (kanan) melakukan hormat dalam jajar kehormatan usai Peresmian dan Pengukuhan KRI Bung Karno-369 di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/6). KRI Bung Karno-369 yang merupakan kapal perang jenis korvet tersebut resmi masuk dalam jajaran TNI AL menggantikan kapal kepresidenan KRI Barakuda-633 yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade.

JAKARTA - Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meresmikan KRI Bung Karno-369 di Dermaga Kolinlamil TNI Angkatan Laut, Jakarta disaksikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Upacara peresmian itu digelar bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. "Pada hari ini, Kamis, 1 Juni 2023, pukul 15.20 WIB, dengan ini KRI Bung Karno dengan nomor 369 saya resmikan untuk jajaran TNI Angkatan Laut," kata Megawati Soekarnoputri saat acara peresmian.

Dalam sambutannya, dia menyampaikan nama ayahnya, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Soekarno, pada Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan sebuah kebanggaan. "Buat saya dan keluarga ini sebuah kebanggaan," kata Megawati.

Megawati bercerita Laksamana Yudo telah menyampaikan niat menyematkan nama Presiden Ke-1 RI pada KRI buatan dalam negeri saat dia masih menjabat sebagai Kepala Staf TNI AL.

"Waktu itu, Pak Yudo belum menjadi Panglima, datang ke rumah, dan menceritakan soal kapal yang dibuat anak bangsa. Jadi, itu adalah suatu kebanggaan saya, lalu diberi nama, tadinya mau diberi nama Prof. Ir. Soekarno, tetapi saya bilang pakai nama Bung (Karno)," kata Presiden Ke-5 RI.

Dalam rangkaian acara, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan peresmian kapal sengaja digelar saat peringatan Hari Lahir Pancasila karena Bung Karno merupakan salah satu perumus Pancasila. "Ini penting sekali, ada kaitan sejarahnya. Ini memang dipilih tanggalnya, tanggal lahirnya Pancasila, karena beliau juga perumus Pancasila," kata Muhammad Ali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.